Demokrasi Dikenalkan sejak MPLS, 318 Siswa Baru Ikuti Pendidikan Pemilih
- 15 Jul 2026 13:19 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kesadaran berdemokrasi mulai diperkenalkan kepada generasi muda sejak memasuki bangku sekolah menengah atas. Sebanyak 318 siswa baru SMAN 2 Singaraja mendapat pembekalan tentang kepemiluan melalui kegiatan pendidikan pemilih yang digelar pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 11.30 WITA itu menghadirkan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Buleleng, Gede Agus Tryo Arisnawan, sebagai pemateri. Para peserta diperkenalkan pada dasar-dasar kepemiluan, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta pentingnya menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang bertanggung jawab.
Materi yang disampaikan tidak hanya mengenalkan proses penyelenggaraan pemilu, tetapi juga mengajak para siswa memahami peran mereka sebagai calon pemilih pemula. Edukasi tersebut diharapkan menjadi bekal awal sebelum mereka menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang.
Gede Agus Tryo Arisnawan mengatakan pendidikan pemilih sejak usia sekolah penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar tentang demokrasi. Menurutnya, pengetahuan tersebut menjadi fondasi untuk melahirkan pemilih yang cerdas dan berintegritas.
"Melalui pendidikan pemilih ini kami ingin memberikan pemahaman sejak dini mengenai kepemiluan, pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia," ujarnya.
Suasana kegiatan semakin hidup saat memasuki sesi diskusi. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan dan menyampaikan pandangan mengenai penyelenggaraan pemilu, mulai dari proses pemungutan suara hingga pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.
Interaksi yang aktif selama sesi tanya jawab menunjukkan besarnya rasa ingin tahu para peserta terhadap sistem demokrasi di Indonesia. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai hak politik warga negara dan tanggung jawab sebagai pemilih.
Pendidikan pemilih melalui lingkungan sekolah diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya memahami proses pemilu, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara bijaksana. Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pemilih pemula yang kritis, berintegritas, dan ikut menjaga kualitas demokrasi ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....