Bantuan Rp3,6 Miliar untuk 30 Subak, Buleleng Perkuat Ketahanan Pangan
- 08 Jul 2026 15:32 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana kepada 30 subak. Bantuan yang bersumber dari APBN dengan nilai lebih dari Rp3,6 miliar itu diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu 8 Juli 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, serta perwakilan subak penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Buleleng. Menurutnya, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan infrastruktur pertanian, tetapi juga terus mengalokasikan berbagai program pendukung untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kalau seluruh dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian digabungkan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, nilainya mencapai belasan miliar rupiah. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan," ujarnya.
Selain itu, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui perangkat daerah terkait terus mendorong pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan sawah yang masuk dalam Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B/LP2B). Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali sebagai upaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian produktif.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan bahwa bantuan tahap kedua ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengairan. Program tersebut meliputi pembangunan jaringan irigasi, drainase, bendungan kecil, hingga sumur bor di wilayah yang mengalami penurunan debit air.
"Bantuan tahap kedua ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengairan, meliputi jaringan irigasi, drainase, bendungan kecil, hingga pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami penurunan debit air. Bantuan tersebut diberikan kepada 30 subak yang berada di kawasan KP2B/LP2B sebagai bagian dari upaya menjaga luas baku sawah sekaligus mendukung target nasional dalam mempertahankan lahan pertanian pangan berkelanjutan," ujarnya.
Melalui penguatan infrastruktur pertanian tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap produktivitas lahan pertanian terus meningkat seiring membaiknya jaringan irigasi dan ketersediaan air bagi areal persawahan. Peningkatan produksi diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan petani, menjaga keberlanjutan lahan pertanian, sekaligus mendukung ketahanan pangan Kabupaten Buleleng dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....