Pembangunan Capai 90 Persen, 75 Lampu Trotoar Kini Terangi Titik Nol Kota Singaraja

  • 24 Jun 2026 08:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja telah mencapai 90 persen dan mulai memasuki tahap penyempurnaan menjelang peresmian pada 29 Juli 2026. Sebanyak 75 lampu trotoar yang dinyalakan, Selasa 23 Juni 2026 malam, membuat kawasan pusat kota itu terang benderang dan menghadirkan wajah baru Kota Singaraja pada malam hari.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan sejumlah fasilitas pendukung masih akan ditambahkan agar kawasan tersebut semakin nyaman bagi masyarakat. Penataan kawasan juga diproyeksikan menjadikan Titik Nol Kota Singaraja sebagai ikon ruang publik baru di Kabupaten Buleleng.

“Ini masih tahap penyempurnaan. Nanti akan dilengkapi kursi taman dan pohon tabebuya agar kawasan lebih nyaman dan teduh bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sutjidra, revitalisasi Titik Nol Kota Singaraja tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas. Karena itu, pemerintah akan memasang kamera pengawas (CCTV) dan melibatkan pecalang Banjar Paketan serta Banjar Tegal dalam pengawasan kawasan.

“Kami juga menyiapkan sistem pengamanan agar kawasan ini benar-benar nyaman dan aman untuk dinikmati masyarakat,” kata Sutjidra.

Pemerintah Kabupaten Buleleng juga mengantisipasi potensi balap liar dan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi di sekitar kawasan tersebut dengan memasang fasilitas pengendali kecepatan di sejumlah titik strategis. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan tiga kantong parkir resmi di area Kantor Bapenda Buleleng, Gedung Laksmi Graha, dan area parkir Kantor Bupati Buleleng.

Sutjidra memastikan penataan kawasan perkotaan tidak berhenti di Titik Nol Kota Singaraja dan akan diperluas ke sejumlah titik lainnya pada tahun depan. Penataan lanjutan tersebut akan menyasar kawasan Puri, Pasar Buleleng, hingga Setra Buleleng.

“Tahun depan penataan akan kami perluas secara masif, mulai dari kawasan Puri, Pasar Buleleng, sampai ke Setra Buleleng. Sisi utara dekat Taman Kota juga akan ditata total,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan, keamanan, dan seluruh fasilitas yang tersedia di kawasan tersebut. Dengan demikian, Titik Nol Kota Singaraja diharapkan benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus kebanggaan baru bagi masyarakat Buleleng.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....