Bupati Buleleng Ajak Warga Pilah Sampah dari Sumber Demi TPA Bengkala

  • 02 Jun 2026 08:06 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bupati Buleleng mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin memilah sampah dari sumbernya sebagai langkah penting dalam mengatasi persoalan sampah di daerah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bengkala, Kecamatan Kubutambahan. Langkah ini dinilai penting agar volume sampah yang masuk ke TPA dapat dikendalikan sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan setelah Bupati bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan jajaran terkait meninjau langsung kondisi TPA Bengkala. Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah menegaskan perlunya keterlibatan masyarakat dalam mengurangi beban TPA melalui pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah yang lebih baik.

Bupati menjelaskan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup telah menyampaikan surat yang menekankan pentingnya perbaikan pengelolaan TPA Bengkala. Selain itu, pemerintah daerah juga menerima teguran dan sanksi administratif yang mengharuskan adanya pembenahan terhadap sistem pengelolaan sampah yang selama ini berjalan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kapasitas lahan yang tersedia semakin terbatas.

“Kami menghimbau kembali kepada masyarakat di Kabupaten Buleleng di mana pun berada agar kembali memilah sampah dari sumbernya. Karena sampah yang ada di lahan yang kita miliki tidak memadai untuk dilakukan seperti kegiatan open dumping,” ujarnya saat meninjau TPA Bengkala Sabtu, 29 Mei 2026.

Menurut Bupati, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Pemilahan sampah sejak dari rumah dinilai dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA sekaligus memudahkan proses pengolahan lebih lanjut. Dengan demikian, sampah yang masuk ke TPA benar-benar merupakan residu yang tidak dapat dikelola kembali.

Pemerintah Kabupaten Buleleng saat ini juga tengah menyiapkan berbagai langkah perbaikan dalam pengelolaan TPA Bengkala. Salah satunya dengan menerapkan sistem controlled landfill sebagai tahap awal menuju pengelolaan yang lebih modern dan sesuai dengan ketentuan lingkungan hidup. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak pencemaran sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah.

“Ke depan yang kita mau rencanakan untuk TPA ini betul-betul menjadi pengolahan sampah anorganik. Organiknya sudah terkelola nantinya, anorganik juga bisa terkelola sehingga permasalahan sampah di Buleleng bisa kita atasi bersama,” katanya.

Selain menyiapkan pembenahan di tingkat TPA, pemerintah daerah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah. Edukasi tersebut diperlukan agar pola pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan secara konsisten di seluruh wilayah Buleleng. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....