EACOM 2026 Undiksha Perluas Kompetisi hingga Tingkat Nasional
- 29 Mei 2026 22:23 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menggelar semifinal dan final Economics and Accounting Competition (EACOM) Tahun 2026 pada Jumat, 29 Mei 2026. Kompetisi yang mengangkat tema Beyond Numbers: Shaping Critical Minds in Economics and Accounting tersebut menjadi wadah bagi siswa SMA dan MA untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan strategis di bidang ekonomi serta akuntansi. Tahun ini, peserta tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Ketua Jurusan Ekonomi dan Akuntansi Undiksha Singaraja, Dr. Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd., mengatakan EACOM merupakan kegiatan yang telah berlangsung sejak lama dan terus berkembang mengikuti kebutuhan dunia pendidikan. Setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19, kompetisi tersebut kembali dirintis dengan jangkauan yang lebih luas. Dari total 85 peserta yang mendaftar, sebanyak 15 peserta berhasil lolos ke babak semifinal dan final.
Menurut Rai Suwena, peningkatan cakupan wilayah menjadi langkah awal untuk memperkuat eksistensi EACOM sebagai ajang kompetisi akademik berskala nasional. Bahkan ke depan, pihaknya merancang sistem rayon agar setiap wilayah memiliki keterwakilan peserta dalam babak semifinal dan final. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Tahun kemarin masih tingkat Bali, sekarang kita tingkatkan menjadi cakupan Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Antusias peserta semakin meningkat dan ke depan kami ingin kegiatan ini bisa masuk Puspresnas sehingga sertifikat peserta memiliki nilai lebih saat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Selain menjadi ruang kompetisi, EACOM juga dirancang sebagai sarana latihan bagi siswa sebelum mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN). Materi lomba disusun mengacu pada silabus OSN yang mencakup bidang ekonomi, akuntansi, dan finansial. Dengan konsep tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu berkompetisi, tetapi juga memiliki kesiapan akademik yang lebih matang.
Panitia pelaksana turut melakukan sosialisasi secara langsung ke sekolah-sekolah dan melalui media daring guna meningkatkan kepercayaan peserta terhadap pelaksanaan lomba. Strategi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan jumlah peserta, terutama dari luar Bali. Antusiasme yang tinggi menjadi indikator bahwa minat pelajar terhadap kompetisi akademik ekonomi dan akuntansi terus tumbuh.
Ketua Panitia EACOM 2026, Ni Made Dinda Prajadari, menjelaskan tema yang diangkat tahun ini menegaskan bahwa ekonomi dan akuntansi tidak hanya berfokus pada angka semata. Menurutnya, peserta juga didorong memiliki kemampuan berpikir kritis dan wawasan luas dalam memahami berbagai persoalan ekonomi. Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang ekonomi dan akuntansi.
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar memberikan dampak positif bagi siswa SMA dan MA, sekaligus membuat EACOM semakin dipercaya sekolah-sekolah di Indonesia. Harapannya, ke depan kompetisi ini bisa menjangkau lebih luas dan terakreditasi secara nasional,” katanya.
Meski persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, seluruh rangkaian lomba dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pihak jurusan, dosen pembina, dan panitia. EACOM 2026 pun diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan kompetisi ekonomi dan akuntansi yang lebih besar, berkualitas, serta mampu melahirkan generasi muda berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....