TKA Didorong untuk Tingkatkan Kompetensi, Bukan Sekadar Kompetisi
- 22 Jul 2026 08:31 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang sebagai instrumen peningkatan kualitas kompetensi peserta didik, bukan sekadar kompetisi untuk meraih nilai tinggi.
- Penerapan TKA merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
- TKA diharapkan dapat memperbaiki capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA), khususnya pada aspek literasi dan numerasi.
RRI.CO.ID, Singaraja – Tes Kemampuan Akademik (TKA) diharapkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas kompetensi peserta didik, bukan sekadar ajang persaingan memperoleh nilai tinggi. Hal itu disampaikan Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Dr. Putu Artawan, S.Pd., M.Si., dalam Dialog Hai Bali Kenken RRI Singaraja, Selasa 21 Juli 2026.
Menurut Artawan, penerapan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, TKA juga menjadi langkah memperbaiki capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA), terutama pada aspek literasi dan numerasi.
"TKA tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga keterampilan berpikir dan sikap. Soal yang digunakan sudah mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS)," ujarnya.
Ia menambahkan, proses pembelajaran di sekolah perlu lebih menekankan pendekatan kontekstual dan berbasis proyek agar siswa mampu memahami konsep, bukan hanya menghafal materi.
Artawan menilai keberhasilan TKA harus diiringi kolaborasi antara sekolah, akademisi, pemerintah, dan orang tua agar kemampuan peserta didik berkembang secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....