Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular
- 27 Mei 2026 20:05 WIB
- Singaraja
Pantauan di lapangan sekitar pukul 12.00 Wita menunjukkan antrean kendaraan memanjang hingga sekitar 2,7 kilometer dari area pelabuhan. Barisan kendaraan bahkan terlihat mencapai kawasan depan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk.
Untuk mengurangi penumpukan di jalur utama, jajaran Polres Jembrana mulai menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif melalui gang permukiman warga.
Kapolres Jembrana, Kadek Citra Dewi Suparwati, mengatakan pengaturan arus kendaraan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya. Namun, penerapan jalur alternatif mulai berjalan lebih optimal pada Rabu siang.
“Pengalihan arus melalui jalur permukiman sebenarnya sudah diterapkan sejak kemarin, tetapi baru siang tadi berjalan lebih efektif. Saat ini masih menggunakan satu akses terlebih dahulu, yakni Gang Dua,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengikuti arahan petugas di lapangan demi mempercepat penguraian antrean kendaraan menuju pelabuhan.
Menurutnya, kerja sama para pengendara sangat dibutuhkan agar situasi arus mudik dan arus balik Iduladha tetap aman serta lancar.
Sementara itu, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, membenarkan terjadi lonjakan volume kendaraan di wilayah Gilimanuk dalam dua hari terakhir.
Ia menegaskan, kendaraan yang diperbolehkan melintas melalui jalur permukiman hanya mobil pribadi atau kendaraan roda empat kecil. Sedangkan kendaraan besar seperti truk dan bus tetap diarahkan melewati jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.
“Untuk kendaraan besar tetap melalui jalur utama. Jalur alternatif di permukiman hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi,” katanya.
Selain persoalan lalu lintas, pihak kelurahan juga mengingatkan para pemudik agar menjaga kebersihan lingkungan selama melintas di kawasan Gilimanuk. Pengendara diminta tidak membuang sampah sembarangan dari dalam kendaraan saat antre menuju pelabuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....