ASDP Siagakan Layanan di Empat Pelabuhan Hadapi Libur Panjang
- 27 Mei 2026 10:02 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meningkatkan kesiapan operasional di sejumlah pelabuhan utama selama periode libur panjang nasional 2026. Penguatan layanan difokuskan di empat lintasan strategis, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk guna mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan kendaraan.
Peningkatan mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi selama rangkaian libur Iduladha, Hari Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila. ASDP menargetkan pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali, termasuk untuk distribusi logistik antardaerah.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi di seluruh lintasan utama penyeberangan. Menurutnya, perusahaan tidak hanya fokus pada kelancaran arus kendaraan dan penumpang, tetapi juga memastikan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa selama perjalanan.
Sepanjang Mei 2026, trafik penyeberangan di sejumlah lintasan tercatat mengalami peningkatan cukup signifikan. Jalur Merak–Bakauheni masih menjadi lintasan dengan volume tertinggi, dengan kenaikan jumlah penumpang lebih dari 60 persen dan kendaraan meningkat di atas 40 persen dibanding kondisi normal.
Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, pertumbuhan trafik juga menunjukkan tren positif. Pada arus keberangkatan, peningkatan tercatat berkisar 13,5 persen hingga 36,1 persen. Sedangkan arus balik mengalami kenaikan sekitar 22,3 persen hingga 24 persen.
Untuk mengantisipasi kepadatan, ASDP menyiapkan sekitar 28 hingga 33 armada kapal yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing lintasan. Selain itu, sistem penundaan kendaraan atau delaying system juga dioptimalkan di sejumlah buffer zone agar antrean kendaraan menuju pelabuhan tetap terkendali.
| Baca juga: Dokar Gilimanuk Lenyap Ditelan Zaman |
ASDP turut menyiagakan posko mini di sejumlah titik pelayanan guna memperkuat koordinasi operasional selama masa libur panjang. Di lintasan Merak–Bakauheni, perusahaan menerapkan rekayasa layanan berupa one gate system untuk memperlancar distribusi kendaraan menuju pelabuhan. Dalam kondisi tertentu, kendaraan reguler maupun eksekutif dapat dialihkan dengan mekanisme pengembalian sebagian biaya tiket sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, kendaraan golongan besar seperti truk golongan VI, VIII, dan IX akan diarahkan melalui Pelabuhan BBJ apabila kepadatan meningkat.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan, penguatan layanan di lintasan Ketapang–Gilimanuk juga dilakukan dengan mendatangkan armada bantuan KMP Roditha untuk mendukung kelancaran penyeberangan Selat Bali. Ia juga mengimbau masyarakat membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi Ferizy dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membantu pengaturan distribusi kendaraan agar lebih tertib sekaligus mengurangi potensi penumpukan di area pelabuhan. ASDP optimistis penguatan armada, rekayasa layanan, dan penerapan sistem tiket digital mampu mendukung kelancaran arus penyeberangan selama periode libur panjang nasional tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....