Bawaslu Buleleng dan IMK Latih SDM Perkuat Konten Digital Publik

  • 26 Mei 2026 20:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja, - Perkembangan arus informasi di ruang digital mendorong setiap lembaga publik untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi kepada masyarakat. Tidak hanya cepat, penyampaian informasi juga dituntut lebih jelas, menarik, dan mudah dipahami agar pesan kelembagaan dapat diterima secara efektif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bawaslu Kabupaten Buleleng berkolaborasi dengan Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) menggelar Pelatihan Produksi Konten Digital Berbasis Smartphone, Selasa 26 Mei 2026, di Kantor Bawaslu Buleleng. Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran sekretariat sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal dalam pengelolaan komunikasi publik berbasis digital.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengatakan penguatan kemampuan kehumasan menjadi langkah penting di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang kini didominasi media digital. Menurutnya, kemampuan memproduksi konten menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan oleh lembaga publik.

“Keterbatasan SDM menjadi tantangan bagi kami, tetapi hal itu tidak menyurutkan komitmen untuk terus belajar dan berkembang. Pemahaman mengenai produksi konten dan komunikasi publik menjadi penting agar informasi kelembagaan dapat tersampaikan secara efektif dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, seluruh kerja kelembagaan yang dilakukan Bawaslu Buleleng perlu didukung komunikasi yang baik agar informasi yang disampaikan tidak hanya sampai kepada masyarakat, tetapi juga mampu membangun kedekatan dan kepercayaan publik. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung tugas pengawasan yang dijalankan lembaga.

Sementara itu, Kaprodi Ilmu Komunikasi Hindu IMK, I Gusti Ngurah Aan Darmawan, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dijalankan kampus. Kerja sama ini, katanya, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan komunikasi publik di lingkungan Bawaslu Buleleng.

Menurut Aan, peran humas saat ini tidak lagi melekat pada satu bagian tertentu dalam lembaga, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh unsur organisasi. “Humas saat ini adalah semua yang ada di dalam lembaga. Setiap pegawai memiliki peran membentuk citra institusi melalui cara berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada publik. Karena itu, komunikasi publik dan penyebaran informasi yang baik menjadi sangat penting,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan dasar memproduksi konten digital menggunakan smartphone, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyusunan visual, hingga strategi pengemasan konten yang efektif untuk media sosial dan berbagai kanal informasi digital lainnya. Materi ini diharapkan dapat langsung diterapkan dalam aktivitas komunikasi kelembagaan sehari-hari.

Melalui pelatihan ini, Bawaslu Buleleng menargetkan peningkatan kemampuan jajaran sekretariat dalam mengelola informasi publik secara lebih komunikatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah ini juga diharapkan memperkuat keterhubungan lembaga dengan masyarakat melalui penyampaian informasi yang lebih mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....