Kementerian HAM Apresiasi Penanganan Kasus Kekerasan Anak di Buleleng
- 10 Apr 2026 20:16 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kementerian HAM
- Kasus Kekerasan Anak
- Buleleng
RRI.CO.ID, Singaraja – Penanganan kasus kekerasan terhadap anak di LKSA Ganesha Sevanam oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat apresiasi dari Kementerian HAM RI. Pendekatan terpadu yang melibatkan berbagai pihak dinilai sebagai praktik baik dalam penanganan kasus yang kompleks.
Tenaga ahli bidang human trafficking Kementerian HAM RI, Martinus Gabriel Goa, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor yang dilakukan di Buleleng menjadi kunci utama dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada korban.
“Penanganan yang dilakukan di Buleleng sudah menunjukkan praktik baik, karena melibatkan berbagai pihak secara terpadu dalam melindungi dan memulihkan korban,” ucapnya saat kunjungan monitoring di Kantor Bupati Buleleng, Jumat 10 April 2026.
Ia menilai bahwa pendekatan multi stakeholder sangat penting dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak, mengingat kompleksitas persoalan yang tidak hanya menyangkut aspek hukum, tetapi juga psikologis dan sosial korban.
Lebih lanjut, Martinus menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap lembaga kesejahteraan sosial anak serta keberlanjutan proses pemulihan korban. Menurutnya, penanganan tidak boleh berhenti pada proses hukum semata.
Pendekatan keadilan restoratif juga dinilai perlu dipertimbangkan, dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak sebagai korban.
“Pemulihan korban harus menjadi fokus utama, tidak hanya pada proses hukum, tetapi juga pada masa depan dan kesejahteraan anak-anak tersebut,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengupayakan pemulihan korban melalui pendampingan psikososial, penyediaan rumah aman, serta pemenuhan hak-hak dasar anak.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan anak-anak yang terdampak dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara layak di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....