TPA Bengkala Over Kapasitas, Dorong Perubahan Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

  • 10 Apr 2026 18:40 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • TPA Bengkala
  • Over Kapasitas
  • Perubahan Perilaku Masyarakat
  • Kelola Sampah

RRI.CO.ID, SIngaraja — Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala yang mengalami kelebihan kapasitas menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam pengelolaan sampah. Dengan volume sampah mencapai rata-rata 450 meter kubik per hari, sistem pembuangan terbuka (open dumping) dinilai sudah tidak lagi memadai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, mengungkapkan bahwa peningkatan timbulan sampah menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi TPA Bengkala.

“Dengan kondisi ini, kita harus segera berubah ke arah yang lebih baik. Pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan seperti sebelumnya,” ujarnya.

Sebagai solusi, Pemkab Buleleng mendorong penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). Strategi ini menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Langkah konkret yang dilakukan meliputi kewajiban pemilahan sampah, pengolahan sampah organik secara mandiri, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), serta optimalisasi bank sampah di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai juga akan dibatasi secara bertahap.

Namun, implementasi kebijakan ini tidak lepas dari tantangan, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang.

Pemkab Buleleng juga menerapkan aturan tegas, di mana sampah yang tidak dipilah tidak akan diangkut. Bahkan, pelanggaran terhadap kebijakan ini dapat dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga tindakan administratif.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap sistem pengelolaan sampah di Buleleng dapat bertransformasi menjadi lebih modern dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap TPA Bengkala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....