Inovasi “Recycle Mask” Raih Pengakuan Nasional, Dorong Kesadaran Lingkungan

  • 01 Apr 2026 21:12 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Inovasi
  • Recycle Mask
  • Nasional
  • Kesadaran Lingkungan

RRI.CO.ID, Singaraja – Inovasi kreatif berbasis lingkungan dari masyarakat Kabupaten Buleleng kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Karya seni bertajuk “Recycle Mask” resmi memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) berupa Surat Pencatatan Ciptaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dalam sebuah acara yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Rabu 1 April. Penyerahan ini turut disaksikan sejumlah tokoh nasional dan daerah.

“Recycle Mask” merupakan karya seni rupa hasil kreativitas masyarakat Buleleng yang memanfaatkan limbah seperti masker bekas, plastik, kardus, dan kertas. Berbeda dari pengolahan limbah pada umumnya, karya ini tidak diolah menjadi bubur, melainkan dibentuk menjadi produk seni seperti patung, topeng, dan hiasan dinding.

Inovasi ini tidak hanya menghadirkan nilai estetika, tetapi juga menjadi simbol kuat kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, ditemui usai kegiatan, menyampaikan bahwa pengakuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kreativitas masyarakat mampu menjawab tantangan lingkungan.

“Inovasi ‘Recycle Mask’ menunjukkan bahwa limbah bisa diolah menjadi karya yang bernilai seni sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa inovasi semacam ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah melalui pendekatan kreatif.

Pemerintah Kabupaten Buleleng juga terus mendorong pengembangan inovasi berbasis lingkungan melalui pembinaan dan pendampingan masyarakat, terutama dalam sektor ekonomi kreatif.

Dengan adanya pengakuan ini, “Recycle Mask” diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan limbah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat gerakan masyarakat peduli lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....