Kasus Panti Asuhan Buleleng, DPR Dorong Penanganan Transparan
- 01 Apr 2026 07:58 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, merespons laporan dugaan kekerasan fisik dan seksual yang melibatkan anak-anak di salah satu panti asuhan di Kabupaten Buleleng. Ia mendorong aparat penegak hukum untuk menangani kasus tersebut secara menyeluruh dan profesional.
Kariyasa menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi. Oleh karena itu, proses penanganan harus dilakukan dengan kehati-hatian serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, ia menilai pentingnya pengungkapan fakta secara objektif. Penegakan hukum, menurutnya, harus didasarkan pada bukti yang sah dan proses yang transparan.
“Penanganan kasus seperti ini harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban serta asas praduga tak bersalah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Polres Buleleng dalam menindaklanjuti laporan yang masuk. Respons sigap aparat kepolisian dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan dengan baik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Selain itu, Kariyasa turut mendukung langkah Dinas Sosial Kabupaten Buleleng yang telah memberikan pendampingan kepada anak-anak yang diduga terdampak. Pendampingan tersebut dinilai krusial, khususnya dalam membantu pemulihan kondisi psikologis korban.
“Pendampingan dari Dinas Sosial sangat krusial, terutama dalam memastikan kondisi psikis anak-anak dapat pulih secara bertahap,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.
Lebih lanjut, ia mendorong adanya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan. Menurutnya, perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen.
“Perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas bersama. Semua pihak perlu hadir untuk memastikan lingkungan yang aman bagi mereka,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....