Pengamanan Nyepi Dilakukan Penuh Pecalang
- 19 Mar 2026 20:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Pelaksanaan penyepian di Kota Singaraja secara umum berlangsung dengan lancar, pengamanan wilayah sepenuhnya diserahkan kepada para pecalang yang tersebart di Banjar Dinas dan dikomando langsung Kelian Desa Adat Buleleng, I Nyoman Sutrisna melalui para Kelian Banjar Adat.
Prosesi penyepian di Desa Adat Buleleng diawali dengan nepak kulkul pejenengan di Pura Desa oleh Kelian Desa Adat pada Kamis 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA yang menandakan penyepian dimulai.
“Bunyi kulkul menjadi tanda untuk memulai dan mengakhiri pelaksanaan proses penyepian di Desa Adat Buleleng yang wilayahnya hampir berada di Kota Singaraja. Pagi ini kita awali pukul 06.00 WITA dan besok diakhiri pukul 06.00 WITA,” sebut Sutrisna.
Kelian Adat Buleleng Sutrisna memastikan untuk wilayah Desa Adat Buleleng telah dilakukan koordinasi secara intensif dengan mengedepankan para pecalang untuk melakukan pengamanan di wilayah masing-masing.
“Untuk pengamanan secara penuh diberikan kepada masing-masing kelian Banjar Adat yang tentunya mengerahkan dan membagi para pecalangnya untuk bertugas melakukan pengamanan wilayah,” sebutnya.
Selain melakukan pengamanan secara wilayah, Desa Adat Buleleng juga melakukan patroli pada pelaksanaan penyepian di wilayah Kota Singaraja untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Desa Adat Buleleng sendiri melibatkan 503 pecalang yang dibagi menjadi dua sif, yakni pagi dan sore, untuk berjaga di wewidangan masing-masing. Sementara pada malam hari, seluruh pecalang bertugas penuh guna memastikan situasi tetap kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....