Persiapan BulFest 2026 Rampung 95 Persen, Tiga Zona Disiapkan

  • 12 Agt 2026 10:22 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Persiapan pelaksanaan Buleleng Festival (BulFest) 2026 telah mencapai 95 persen menjelang pembukaan pada 18 Agustus 2026. Panitia memastikan berbagai kebutuhan festival, mulai dari produksi, sarana dan prasarana, rangkaian acara, tenant, hingga koordinasi keamanan dan kebersihan telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan BulFest yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026.

Asisten I Setda Buleleng Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Ketua Panitia BulFest 2026, Putu Ariadi Pribadi, mengatakan proses persiapan terus dimatangkan menjelang hari pembukaan. Sejak 10 Agustus 2026, proses loading sarana dan prasarana juga telah mulai dilakukan di sejumlah lokasi kegiatan.

“Persiapan BulFest sudah sekitar 95 persen. Dari sisi produksi sudah berjalan, sejak 10 Agustus juga sudah mulai dilakukan loading sarana dan prasarana, sementara rangkaian acara telah ditetapkan,” ujar Ariadi, Selasa 11 Agustus 2026.

Selain kesiapan teknis, panitia telah menetapkan tenant dan melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan festival berjalan lancar. Koordinasi dilakukan bersama bidang perhubungan, keamanan, pos terpadu, serta Dinas Lingkungan Hidup yang akan mendukung pengelolaan kebersihan selama kegiatan.

BulFest 2026 juga menghadirkan konsep berbeda dengan membagi kawasan festival menjadi tiga zona. Zona A mengusung tema Buleleng Tempo Dulu yang merepresentasikan perjalanan dan suasana Buleleng pada masa lalu, dengan kawasan kegiatan di sekitar Jalan Ngurah Rai hingga kawasan Sunda Kecil.

Zona B mengangkat konsep modern dan kreatif sebagai representasi Buleleng masa kini. Kawasan ini meliputi Kantor DPRD Buleleng, Jalan Veteran, serta ruang terbuka hijau Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Sementara Zona C mengusung tema budaya berkelanjutan yang menggambarkan masa depan dengan tetap berakar pada budaya Bali. Zona ini mencakup kawasan Patung Catus Pata, Sasana Budaya, dan Jalan Veteran Timur dengan berbagai pertunjukan seni budaya.

Ariadi mengatakan salah satu pembaruan BulFest tahun ini adalah pemanfaatan kawasan Catus Pata sebagai lokasi panggung utama kedua. Pertunjukan yang disiapkan antara lain wayang, bondres, serta berbagai kesenian yang berkaitan dengan budaya Bali.

“Di Zona C akan ada pagelaran seni budaya seperti wayang, bondres, sekakong dan berbagai kesenian yang berkaitan dengan budaya Bali. Konsep ini menjadi upaya menghadirkan ruang pertunjukan yang lebih terbuka,” katanya.

Penggunaan kawasan Catus Pata juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Buleleng, Satpol PP, dan Pecalang Desa Adat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak terhadap arus lalu lintas sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Dengan progres persiapan yang telah mencapai 95 persen, panitia kini memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian sarana pendukung dan kesiapan teknis di masing-masing zona. BulFest 2026 diharapkan mampu menjadi ruang yang mempertemukan sejarah Buleleng, kreativitas masa kini, dan keberlanjutan budaya dalam satu rangkaian festival.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....