Bulfest 2026 Dibagi Tiga Zona, Angkat Budaya hingga Kreativitas

  • 12 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026 yang dijadwalkan 18-23 Agustus 2026 akan dibagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A bertema Buleleng Tempo Dulu, Zona B mengusung konsep modern dan kreatif, serta Zona C menghadirkan budaya berkelanjutan yang berakar pada budaya Bali.

Asisten I Setda Buleleng Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Ketua Panitia Bulfest 2026, Putu Ariadi Pribadi, mengatakan persiapan festival telah mencapai sekitar 95 persen menjelang pembukaan. Persiapan meliputi produksi, loading sarana dan prasarana, penetapan rangkaian acara, tenant, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait keamanan, perhubungan, dan kebersihan.

Menurut Ariadi, Zona A akan mengangkat konsep Buleleng Tempo Dulu sebagai ruang yang menghadirkan kembali suasana dan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan Buleleng pada masa lalu. Kawasan ini berada di sekitar Jalan Ngurah Rai, mulai dari depan Tugu Singa Ambara Raja hingga kawasan Sunda Kecil.

Sementara Zona B mengusung tema modern dan kreatif yang merepresentasikan perkembangan Buleleng pada masa kini. Lokasinya meliputi kawasan Kantor DPRD Buleleng, Jalan Veteran, serta ruang terbuka hijau Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Sedangkan Zona C mengangkat tema budaya berkelanjutan, yakni masa depan yang tetap berakar pada budaya. Kawasan ini mencakup Patung Catus Pata, Sasana Budaya, dan Jalan Veteran Timur, dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Bali.

Ariadi mengatakan penempatan panggung utama kedua di kawasan Catus Pata merupakan konsep baru dalam Bulfest tahun ini. Lokasi tersebut akan dimanfaatkan untuk pertunjukan wayang, bondres, sekakong, serta berbagai kesenian yang berkaitan dengan budaya Bali.

“Di Zona C akan ada pagelaran seni budaya seperti wayang, bondres dan berbagai kesenian yang berkaitan dengan budaya Bali. Konsep ini menjadi upaya menghadirkan ruang pertunjukan yang lebih terbuka,” katanya.

Penggunaan kawasan Catus Pata juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Buleleng, Satpol PP, dan Pecalang Desa Adat. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas, keamanan, serta kenyamanan masyarakat selama pelaksanaan Bulfest 2026.

Pihaknya juga memastikan persiapan tenant, pos terpadu, keamanan, serta kebersihan telah dilakukan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng bersama timnya turut disiapkan untuk menjaga kebersihan kawasan selama festival berlangsung.

Dengan pembagian tiga zona tersebut, Bulfest 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat, mulai dari mengenang sejarah Buleleng, menikmati kreativitas masa kini, hingga menyaksikan kekayaan budaya yang terus dikembangkan untuk masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....