Hari Ketiga Pencarian, Korban Banjir Banjar Ditemukan Meninggal
- 08 Mar 2026 18:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Operasi pencarian korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, kembali membuahkan hasil. Pada hari ketiga operasi SAR, tim gabungan menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan sekitar wilayah pencarian, Minggu 8 Maret 2026.
Sebelumnya, dua korban telah ditemukan pada hari pertama dan kedua pencarian, yakni Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44). Dengan ditemukannya korban ketiga, hingga saat ini masih tersisa satu korban yang belum ditemukan dalam peristiwa banjir bandang tersebut.
Operasi SAR hari ketiga dimulai sejak pagi dengan melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur. Tim SAR gabungan bersama relawan dan masyarakat melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur terbawanya korban banjir.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian pada hari ketiga difokuskan pada beberapa lokasi strategis. Tim dibagi dalam beberapa kelompok untuk memperluas area pencarian.
“Pembagian tugas pencarian dibagi menjadi 4 titik,” jelas Kadek Donny.
Pada pukul 08.30 Wita, SRU laut mulai bergerak melakukan penyisiran menggunakan rubber boat. Empat personel dari Pos SAR Buleleng bersama Balawista melakukan pencarian dari Pantai Banjar menuju arah barat.
Sementara itu, rubber boat Polairud Polres Buleleng dengan tiga personel bergerak ke arah utara. Di lokasi berbeda, unsur SAR lainnya menyisir sepanjang aliran Sungai Banjar menuju pantai serta area sekitar lokasi ditemukannya korban pertama.
Selain penyisiran di sungai dan perairan, tim juga menggunakan alat berat untuk membuka tumpukan material besar yang terbawa banjir. Material seperti batang pohon dan lumpur sempat menjadi kendala dalam proses pencarian.
Sekitar pukul 11.40 Wita, SRU laut kembali sandar di Pantai Banjar setelah penyisiran pertama dengan hasil nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan pada pukul 14.00 Wita dengan sorti kedua menggunakan rubber boat Pos SAR Buleleng ke arah barat.
Selanjutnya pada pukul 15.07 Wita, rubber boat Polairud Polres Buleleng bergerak melakukan penyisiran ke arah timur. Beberapa saat kemudian, tim menemukan target di perairan yang diduga merupakan korban yang masih hilang.
“Pencarian di perairan kita menemukan target kurang lebih pada pukul 15.42,” ungkap Kadek Donny.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan ciri-ciri laki-laki anak-anak dan masih mengenakan kaos berwarna biru. Ciri tersebut sesuai dengan identitas korban atas nama Kadek Wahyu (12).
Lokasi penemuan berada di perairan Dencarik dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari rumah korban yang berada di Desa Banjar. Setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah korban selanjutnya dibawa menuju RSUD Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.
Pada pukul 17.30 Wita, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing untuk mengevaluasi proses pencarian hari ketiga. Operasi SAR direncanakan akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya untuk mencari satu korban yang masih belum ditemukan.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas, Polres Buleleng, Kodim 1609 Buleleng, BPBD Buleleng, Polsek Banjar, Samapta Polda Bali, Brimob Gilimanuk, PMI Buleleng, Polairud Polres Buleleng, serta relawan dan masyarakat setempat.
Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran di sungai, pesisir, dan perairan sekitar lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan untuk menemukan korban terakhir yang hingga kini masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....