Terperosok ke Jurang Saat Upacara, Sukerti Dievakuasi Tim SAR Gabungan

  • 24 Jul 2026 21:55 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Seorang perempuan yang mengikuti kegiatan upacara di kawasan Pura Puncak Cemara Geseng, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, mengalami kecelakaan setelah terperosok ke jurang pada Jumat 24 Juli 2026 siang. Korban mengalami cedera pada bagian kaki sehingga harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Peristiwa itu menimpa Luh Sukerti (40), warga Banjar Dinas Rarangan, Desa Sudaji, Buleleng. Saat itu korban berada di lokasi pura yang berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketika hendak beristirahat, korban diduga kurang berhati-hati saat menginjak tanah yang labil hingga terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar satu meter.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 16.00 Wita. Setelah menerima informasi, Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng langsung melakukan koordinasi dengan unsur SAR terdekat mengingat selisih waktu antara kejadian dan pelaporan cukup lama.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan bahwa insiden itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Ia mengatakan korban mengalami cedera pada bagian kaki sehingga membutuhkan bantuan evakuasi dari lokasi kejadian.

"Kejadian kira-kira jam dua siang, diketahui identitas korban atas nama Luh Sukerti, perempuan, usia 40 tahun," ujarnya.

Donny menambahkan, waktu tempuh personel SAR dari kantor menuju lokasi diperkirakan mencapai dua jam. Karena itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan unsur SAR di lokasi agar korban lebih dulu dipindahkan ke tempat yang aman sebelum tim tiba.

"Waktu tempuh dari Kantor kami hingga tiba di lokasi kurang lebih dua jam, dan kami menyarankan untuk dievakuasi dulu ke tempat yang lebih aman atau stabil," ujarnya.

Sebanyak enam personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng kemudian diberangkatkan menuju lokasi. Sementara itu, keluarga korban, masyarakat, dan personel BPBD Kabupaten Buleleng lebih dahulu menjangkau korban serta melakukan evakuasi dari lereng menuju lokasi yang lebih aman. Tim juga memberikan pertolongan pertama dengan membidai kaki korban guna meminimalkan pergerakan pada bagian yang mengalami cedera.

Setelah proses penanganan awal selesai, sekitar pukul 17.55 Wita Luh Sukerti dirujuk ke RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulans Buleleng Emergency Service (BES) untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Proses evakuasi melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, BPBD Kabupaten Buleleng, Bhabinkamtibmas Desa Sudaji, Bhabinkamtibmas Desa Silangjana, tim medis BES, perangkat Desa Sudaji, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Kolaborasi seluruh unsur tersebut membuat proses evakuasi dapat berlangsung dengan cepat sehingga korban segera mendapatkan penanganan medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....