Pasca Banjir Bandang, SDN 5 Banjar Alami Kerusakan Hingga Tertimbun Lumpur Tebal
- 08 Mar 2026 08:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - SD Negeri 5 Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang yang terjadi pada Jumat 6 Maret 2026 malam. Luapan air sungai merendam bangunan sekolah hingga setinggi sekitar 2,5 meter atau mencapai batas jendela.
Setelah air surut, area sekolah dipenuhi endapan lumpur tebal. Lumpur dengan ketebalan sekitar 0,5 meter menimbun halaman bawah serta sejumlah ruangan kelas.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati, Sabtu 7 Maret 2026, melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memetakan kerusakan sarana dan prasarana pendidikan.
Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Kasi Kelembagaan dan Sarpras SD Disdikpora Buleleng Gede Bani Purbawa serta Kasubag Umum dan Keuangan Gusti Putu Astrini. Tim melakukan pendataan terhadap aset pendidikan yang terdampak sebagai langkah percepatan pemulihan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, beberapa titik yang mengalami kerusakan paling parah di antaranya ruang kelas 3 yang tertimbun lumpur serta ruang perpustakaan yang mengalami kerusakan pada koleksi buku dan perabot.
Selain itu, sejumlah aset sekolah juga dilaporkan rusak akibat terendam air dan lumpur, di antaranya sekitar 50 meja siswa, 100 kursi siswa, empat unit lemari, empat rak buku, tujuh meja baca, serta satu unit komputer yang terendam sepenuhnya.
Sementara itu, satu unit Interactive Flat Panel (IFP) dilaporkan sempat terendam pada bagian bawah dan masih dalam tahap pengecekan untuk memastikan tingkat kerusakannya.
Meski kondisi sekolah terdampak cukup berat, Disdikpora Buleleng memastikan kegiatan pendidikan tetap diupayakan berjalan. Rencana simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada Selasa mendatang masih tetap direncanakan berlangsung.
Sekdis Disdikpora Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati, mengatakan pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng serta pemerintah desa setempat untuk melakukan pembersihan endapan lumpur di area sekolah.
“Kami sedang berkoordinasi secara intensif dengan BPBD dan pemerintah desa untuk proses pembersihan lumpur. Fokus utama kami memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan aman sehingga aktivitas belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama,” ujarnya.
Pihaknya berharap proses pemulihan dapat segera dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor sehingga siswa SDN 5 Banjar dapat kembali belajar dengan nyaman di ruang kelas mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....