Pramuka Buleleng Luncurkan Bumbung Kemanusiaan Bedah Dua Rumah Warga
- 24 Jul 2026 19:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng kembali mengawali rangkaian Bulan Bakti Pramuka dengan aksi sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu. Tahun ini, program Bumbung Kemanusiaan kembali diluncurkan untuk menghimpun dukungan masyarakat dalam pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.
Peluncuran program tersebut berlangsung di Hall SMKN Bali Mandara, Jumat 24 Juli 2026, bertepatan dengan pembukaan kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng. Program itu menjadi bagian dari agenda rutin Kwarcab Buleleng setiap peringatan Hari Pramuka yang selama beberapa tahun terakhir difokuskan pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.
Peluncuran dilakukan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan Putu Ariadi Pribadi, SSTP., M.A.P., Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Data dan Digital Ketut Suwarmawan, SSTP., M.M., Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., serta Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara dan Lingkungan Hidup I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.Si.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan peluncuran Bumbung Kemanusiaan menjadi langkah awal untuk menghimpun partisipasi seluruh anggota Pramuka dan masyarakat dalam mendukung pembangunan dua rumah layak huni yang ditargetkan dimulai akhir Juli 2026.
“Hari ini kita resmi meluncurkan program Bumbung Kemanusiaan dan kalau tidak ada aral melintang tanggal 28 Juli ini kita akan meletakkan batu pertama, mudah-mudahan satu bulan selesai, 30 hari, sehingga saat ini sedang membuka Bumbung Kemanusiaan untuk bisa menampung sumbangsih dari seluruh anggota Pramuka dan sekaligus nanti juga akan mintakan donasi dari tokoh-tokoh masyarakat Buleleng khususnya para pengusaha yang ada di Buleleng,” ujarnya.
Suyasa yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng menjelaskan, pada Bulan Bakti Pramuka tahun ini pihaknya menargetkan pembangunan dua unit rumah layak huni. Lokasi pembangunan telah dikoordinasikan bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.
“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah. Sekarang biayanya meningkat karena bahan-bahan yang digunakan juga naik harganya. Dua rumah yang kita lakukan bedah rumah sudah didesain gambarnya oleh Dinas Sosial, ada di Desa Patemon Kecamatan Seririt dan Desa Banyusri di Kecamatan Banjar,” katanya.
Ia menegaskan, kepedulian Pramuka Buleleng tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan tahunan dalam rangka Hari Pramuka. Bantuan juga diberikan setiap kali masyarakat menghadapi bencana atau kondisi darurat dengan mengaktifkan Bumbung Kemanusiaan sebagai wadah penggalangan bantuan.
“Waktu banjir bandang di Banjar, kami buka Bumbung Kemanusiaan dan lumayan bisa sangat kencang teman-teman sekolah membantu melalui anggota di Gugus Depan memberikan sumbangsih bahkan kita sampai di angka 100 juta lebih ya,” ujarnya.
Selain meluncurkan program sosial tersebut, Kwarcab Buleleng juga menggelar Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli selama tiga hari. Kegiatan ini diikuti 40 peserta dengan materi yang disampaikan oleh Basarnas, PMI, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwarcab Buleleng. Melalui penguatan kapasitas tersebut, diharapkan relawan Pramuka Peduli semakin siap menjalankan tugas kemanusiaan dan penanganan kebencanaan di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....