Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan

  • 24 Jul 2026 19:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Membangun rumah layak huni menjadi agenda rutin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng dalam memperingati Hari Pramuka setiap tahunnya yang dirangkaikan dengan Bulan Bakti Pramuka, sehingga mengawali rancangan program itu, melalui Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli kembali meluncurkan program Bumbung Kemanusiaan, Jumat 24 Juli 2026 di Hall SMKN Bali Mandara yang dirangkaikan dengan pembukaan Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng.

Peluncuran program Bumbung Kemanusiaan dilakukan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., dan didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan Putu Ariadi Pribadi, SSTP., M.A.P., Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Data dan Digital Ketut Suwarmawan, SSTP., MM., Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., dan Wakil Ketia Bidang PengabdianMasyarakat, Bela Negara dan Lingkungan Hidup I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.Si.

“Hari ini kita resmi meluncurkan program bumbung kemanusiaan dan kalau tidak ada aral melintang tanggal 28 Juli ini kita akan meletakkan batu pertama, mudah-mudahan satu bulan selesai, 30 hari, sehingga saat ini sedang membuka bumbung kemanusiaan untuk bisa menampung sumbangsih dari seluruh anggota pramuka dan sekaligus nanti juga akan mintakan donasi dari tokoh-tokoh masyarakat Buleleng khususnya para pengusaha yang ada di Buleleng,” sebut Kakwarcab yang juga Sekda Buleleng.

Kakwarcab Suyasa menyebutkan, pada Bulan Bakti Pramuka tahun ini, Kwarcab Buleleng telah menyiapkan untuk membangun dua unit rumah layak huni yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsospppa) Kabupaten Buleleng.

“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah, sekarang biayanya meningkat karena bahan-bahan yang digunakan juga naik harganya. Dua rumah yang kita lakukan bedah rumah sudah di desain gambarnya oleh Dinas Sosial, ada di Desa Patemon Kecamatan Seririt dan Desa Banyusri di Kecamatan Banjar,” bebernya.

Gede Suyasa juga menegaskan, aksi kepedulian yang dilakukan Pramuka Buleleng tidak saja pada peringatan Hari Pramuka, namun dilakukan saat masyarakat membutuhkan uluran bantuan secara fisik maupun materi, seperti halnya saat musibah banjir bandang di Desa Banjar banyak bantuan masyarakat masuk pada Bumbung Kemanusiaan yang dibuka Kwarcab Buleleng.

“Waktu banjir bandang di Banjar, kami buka bumbu kemanusiaan dan lumayan bisa sangat kencang teman-teman sekolah membantu melalui anggota di Gugus Depan memberikan sumbangsih bahkan kita sampai di angka 100 juta lebih ya,” ujar Suyasa serasa mengingatkan bantuan yang diberikan mampu dipertanggungjawabkan secara transparan.

Sementara, berkaitan dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 40 peserta dengan pemberian materi dari Basarnas, PMI, BPBD, DLH dan Pusdiklat Kwarcab Buleleng.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....