Cerita Jemaah Jembrana di Negara Konflik
- 05 Mar 2026 06:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran sempat menimbulkan kepanikan, termasuk bagi jemaah umroh asal Indonesia yang berada di Arab Saudi.
Salah satunya dialami Valencia Rosika (29), warga Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Ia bersama suami dan dua anaknya tengah menjalankan ibadah umroh mandiri ketika kabar serangan rudal mulai mencuat pada akhir Februari lalu.
Valencia menuturkan, situasi mulai berubah pada malam hari ketika informasi mengenai serangan pertama kali beredar.
“Awalnya kami hanya mendengar kabar dari sesama jemaah dan media sosial. Katanya sudah ada pengiriman rudal. Malam itu suasana terasa berbeda, orang-orang mulai membicarakan kemungkinan penerbangan ditutup,” ungkapnya ditemui Rabu, 4 Februari 202.
Meski tidak berada di lokasi yang berdekatan langsung dengan titik serangan, rasa waswas tetap dirasakan. Terlebih, jadwal kepulangan keluarganya sudah semakin dekat.
“Perasaan tentu cemas, apalagi membawa anak-anak. Kami sempat berpikir kalau situasi makin tidak kondusif, mungkin kepulangan harus ditunda beberapa hari,” katanya.
Ketegangan semakin terasa saat berada di bandara untuk kembali ke Indonesia. Valencia mengaku sebagian besar jadwal penerbangan dibatalkan.
“Waktu di Bandara King Abdul Aziz di Madinah, suasananya sepi sekali. Banyak penerbangan dibatalkan. Dari papan informasi hampir semua tertulis cancel,” jelasnya.
Beruntung, penerbangan tujuan Jakarta yang telah mereka pesan tetap diberangkatkan sesuai jadwal.
“Hanya pesawat ke Jakarta yang tetap terbang saat itu. Kami benar-benar bersyukur bisa ikut penerbangan tersebut dan tiba di Indonesia dengan selamat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan keluarga. Dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu, ia menilai penting bagi calon jemaah untuk terus memantau perkembangan situasi sebelum berangkat.
“Kalau situasi masih seperti ini, mungkin lebih baik menunggu sampai benar-benar aman. Ibadah memang penting, tapi keselamatan keluarga juga utama,” tutup Valencia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....