Proyek Titik Nol Singaraja Dimulai, Arus Kendaraan Berat Dialihkan sementara

  • 24 Feb 2026 08:17 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi memulai proyek penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja yang meliputi area Tugu Singa Ambara Raja, Kantor Bupati, dan sekitarnya. Seiring dimulainya pengerjaan, pemerintah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pada tahap awal, Dinas Perhubungan Buleleng akan melakukan pengalihan khusus untuk kendaraan barang dan truk pengangkut material. Selain itu, kendaraan berat seperti bus dan truk bertonase besar juga akan dialihkan ke jalur alternatif. Skema ini direncanakan mulai diterapkan dalam dua minggu ke depan.

Kendaraan besar nantinya diarahkan melalui Jalan Gajah Mada menuju jalur utara. Sementara truk pengangkut material dari arah Karangasem akan dialihkan melalui jalur utara Banyuning sebelum masuk ke pusat kota dengan pengaturan tertentu.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menjelaskan pengalihan arus dilakukan sementara hingga proyek penataan selesai. Kebijakan ini diambil untuk meminimalisir kepadatan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Truk-truk besar akan dialihkan sementara sampai selesai pengerjaan. Ini untuk kenyamanan masyarakat. Pada kesempatan ini saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Buleleng apabila kegiatannya agak terganggu saat melintas di kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan titik nol,” ujarnya.

Meski dilakukan pengalihan untuk kendaraan berat, akses kawasan proyek tidak ditutup sepenuhnya. Kendaraan kecil, aktivitas warga, perkantoran, serta layanan publik tetap dapat berjalan dengan pengawasan dan pengaturan ketat dari petugas di lapangan.

Masa pengerjaan proyek diperkirakan berlangsung efektif hingga Juli 2026 atau sekitar empat setengah bulan. Pemerintah menargetkan penataan kawasan strategis tersebut rampung sebelum pelaksanaan Buleleng Festival.

“Saya sudah datang dan kontrak sudah berjalan. Mudah-mudahan sesuai komitmen penyedia, kita bisa selesai di bulan Juli sebelum pelaksanaan Buleleng Festival,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....