Pemenang Sayembara Diumumkan, Pemkab Buleleng Apresiasi Seluruh Peserta
- 30 Jul 2026 06:49 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pemkab Buleleng secara resmi menetapkan nama baru Kawasan Titik Nol Singaraja melalui sayembara yang melibatkan masyarakat luas.
- Pengumuman dilakukan bersamaan dengan upacara melaspas kawasan pada Rabu, 29 Juli 2026 setelah meninjau ratusan usulan dari peserta.
- Pemkab Buleleng menghargai setiap usulan sebagai wujud kepedulian masyarakat dalam menguatkan identitas, sejarah, dan kebanggaan daerah Buleleng.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng secara resmi menetapkan nama baru bagi Kawasan Titik Nol Singaraja melalui sayembara yang melibatkan partisipasi masyarakat. Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan upacara melaspas kawasan Titik Nol pada hari Rabu, 29 Juli 2026 usai menyisihkan ratusan usulan.
Melalui laman FB resmi, Pemkab Buleleng memberikan apresiasi kepada seluruh peserta sayembara. Pemkab menyebut setiap usulan yang masuk merupakan wujud kepedulian masyarakat dalam menguatkan identitas, sejarah, dan kebanggaan daerah.
"Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mencurahkan ide, kreativitas, dan kecintaannya untuk Kota Singaraja," tulis laman FB resmi Pemkab Buleleng.
Diketahui, dari sekitar 868 usulan nama yang dikirimkan oleh masyarakat, telah terpilih satu nama terbaik yang akan menjadi identitas Titik Nol Kota Singaraja. 'Praja Mandala Singa Ambara Raja' merupakan nama yang dipilih sebagai identitas baru kawasan yang menjadi salah satu titik penting di pusat Kota Singaraja.
Proses penilaian nama ini dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai pihak penting. Mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), tokoh masyarakat, hingga perwakilan pihak puri.
Diketahui nama baru itu diusulkan oleh Kadek Dika Wirawan. Dia adalah seorang mahasiswa dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja.
"Selamat kepada pemenang: Kadek Dika Wirawan, Mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja," tulis laman FB resmi Pemkab Buleleng.
Adapun makna filosofis Praja Mandala Singa Ambara Raja melambangkan pusat pemerintahan yang berwibawa dengan landasan semangat kepemimpinan Panji Sakti yang kuat, visioner, dan mengayomi masyarakat. Penempatan tulisan nama kawasan nantinya akan disesuaikan dengan kaidah tata ruang sehingga dapat menjadi identitas resmi Titik Nol Singaraja.
Seperti edaran sayembara sebelumnya, pemenang berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp5.000.000. Penyerahan hadiah secara resmi direncanakan akan dilakukan pada rangkaian acara Buleleng Festival (Bulfest) mendatang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemenang sekaligus menjadi momentum memperkenalkan nama baru kawasan kepada masyarakat luas.
Pemkab Buleleng mengharapkan Praja Mandala Singa Ambara Raja menjadi simbol yang memperkuat jati diri Kota Singaraja. Sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng, hari ini dan untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....