Puluhan Relawan Resmi Dikukuhkan, Perkuat KSR PMI Buleleng

  • 23 Feb 2026 08:36 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Tiga perguruan tinggi di Buleleng kembali perkuat Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Kabupaten Buleleng setelah 23 orang relawan dinyatakan lolos dalam mengikuti Pelatihan KSR Dasar VII dan dikukuhkan sebagai anggota KSR PMI Buleleng, Minggu 22 Februari 2026 di Kampus STIKes Buleleng.

Pelatihan KSR Dasar VII yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit STIKes Buleleng berkolaborasi dengan KSR PMI Unit IAHN Mpu Kuturan Singaraja resmi dibuka pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari 24 peserta putri dan 1 peserta putra, berasal dari tiga unit KSR di Kabupaten Buleleng, diantaranya KSR PMI Unit STIKes Buleleng, KSR PMI Unit IAHN Mpu Kuturan Singaraja dan KSR PMI Unit Undiksha.

Diklat dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 16 hingga 22 Februari 2026, dengan mengusung tema “Run One Mission, Move With Action”, ditutup secara resmi Sekretaris PMI Kabupaten Buleleng Dr. Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si.

Sekretaris PMI Buleleng Gede Sandiasa berharap dengan kehadiran anggota KSR PMI Buleleng yang baru memberikan semangat dalam pengabdian dan berkomitmen dalam tugas-tugas kemanusiaan.

“Diklat KSR Dasar VII sudah mampu membentuk 23 personil KSR PMI Buleleng sehingga menambah kekuatan relawan untuk pengabdian dan komitmen bersama-sama dalam tugas-tuigas kemanusiaan,” ujarnya.

Sandiasa yang juga akademisi di Universitas Panji Sakti Singaraja itu berharap kedepannya seluruh relawan yang tergabung pada KSR PMI Buleleng untuk tetap meningkatkan kemampuannya melalui berbagai pelatihan.

“Banyak tugas-tugas kemanusiaan yang harus dilaksanakan, namun kembali diingatkan untuk seluruh relawan, khususnya pada KSR PMI Buleleng untuk selalu meningkatkan kemampuan individu sehingga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” kata Sandiasa.

Putu Bella Pebri Jawini selaku Ketua Panitia Diklat KSR Dasar VII menyebutkan, seluruh peserta diberikan materi dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, manajemen bencana, kepemimpinan, serta praktik lapangan.

“Seluruh rangkaian dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membangun mental tangguh dan jiwa solidaritas peserta. Sebagai bagian dari pembinaan relawan di bawah naungan PMI Kabupaten Buleleng, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan muda yang profesional, responsif, serta siap bergerak dalam setiap misi kemanusiaan,” ujarnya.

Diklat KSR Dasar VII menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan relawan PMI di Kabupaten Buleleng serta memperkuat sinergi antara PMI Kabupaten Buleleng dan unit-unit KSR perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas relawan muda sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan kebencanaan di daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....