Reses ke Buleleng, Ni Luh Djelantik Salurkan 2.040 Bibit Pohon Kepada Masyarakat
- 21 Feb 2026 18:53 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, menyalurkan 2.040 bibit pohon kepada masyarakat Kabupaten Buleleng dalam agenda reses, Sabtu 21 Februari 2026. Penyaluran ini merupakan tindak lanjut hasil serap aspirasi masyarakat yang menginginkan penguatan penghijauan dan pemulihan lingkungan di Bali.
Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada 11 desa, satu komunitas, dan satu kelompok tani. Selain bibit pohon, Kelompok Tani Sariwangi Desa Jagaraga juga menerima bantuan mesin perontok padi guna meningkatkan produktivitas pertanian.
Ni Luh Djelantik sapaan akrabnya menjelaskan bahwa program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Menurutnya, gerakan penghijauan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan.
“Jika kita menjaga alam, Astungkara alam akan menjaga kita. Selain penegakan hukum, kita juga harus mengisi kembali dengan gerakan menanam,” ujarnya.
Ia menegaskan, kadar penghijauan di Bali dinilai masih jauh dari angka ideal. Karena itu, bersama BPDAS dan Dinas Lingkungan Hidup, pihaknya menargetkan minimal 10.000 bibit dapat disalurkan di seluruh Bali tahun ini, dengan target jangka panjang mencapai 100.000 bibit dalam beberapa tahun ke depan.
“Tahun ini minimal 10.000 bibit akan kami salurkan dan target kami 100.000 bibit untuk Bali dalam beberapa tahun ke depan,” ucapnya menegaskan.
Jenis bibit yang disalurkan meliputi alpukat, mangga, mahoni, nangka, kelengkeng, sukun, beringin, pule, aren, dan petai. Seluruh penerima diwajibkan memiliki lokasi penanaman yang jelas, menyerahkan dokumentasi foto sebagai bagian dari verifikasi administrasi, serta berkomitmen melakukan penanaman dan pemeliharaan secara berkelanjutan.
Ni Luh Djelantik juga membuka ruang bagi desa-desa lain di Bali yang membutuhkan bibit sesuai karakteristik lahan masing-masing untuk mengajukan permohonan. Ia menekankan prinsip pemerataan agar seluruh kabupaten/kota di Bali mendapatkan kesempatan yang sama.

Salah satu penerima bantuan bibit dari Desa Jagaraga, Made Budarastawan, menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut. Ia berharap bibit yang diterima dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat apabila hasilnya dapat dipanen.
“Dengan bantuan ini kami bisa meningkatkan ekonomi jika nanti menghasilkan buah. Tentu ini menambah pendapatan petani,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota Kelompok Tani Sariwangi Desa Jagaraga, Ketut Gunadi, menyebut bantuan mesin perontok padi sangat membantu kelompoknya untuk meningkatkan hasil panen.
“Dengan adanya mesin ini, pekerjaan kami menjadi lebih cepat dan ringan sehingga dapat meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.
Melalui penyaluran 2.040 bibit ini, diharapkan gerakan penghijauan di Buleleng semakin masif serta memperkuat sinergi antara wakil daerah, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan Bali secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....