Jelang Hari Raya, TPID Bali Gelar Pasar Murah

  • 11 Feb 2026 10:45 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Denpasar - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali bersama pemerintah kabupaten/kota bakal menggelar 66 pasar murah untuk menekan potensi inflasi menjelang hari besar keagamaan Imlek, Nyepi, dan Idul Fitri 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali sekaligus Wakil Ketua TPID Bali, Erwin Soeriadimadja, mengatakan langkah jangka pendek difokuskan pada penguatan operasi pangan murah di berbagai daerah.

“Jangka pendek ini kami perkuat operasi pangan murah,” ujarnya di sela rapat koordinasi TPID dan TP2DD Bali di Denpasar dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan pelaksanaan pasar murah terbanyak digelar di Kota Denpasar sebanyak 20 kali, disusul Kabupaten Buleleng 12 kali dan Karangasem delapan kali. Selanjutnya Klungkung enam kali, Badung, Tabanan, dan Jembrana masing-masing empat kali, Bangli dan Gianyar tiga kali, serta dua kali oleh TPID Bali.

Erwin menegaskan pelaksanaan pasar murah diarahkan memenuhi prinsip 3T yakni tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat kualitas. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah.

Sejumlah komoditas menjadi fokus pengendalian inflasi, di antaranya cabai rawit, beras, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam ras, dan tomat. Selain pasar murah, TPID juga memperkuat kerja sama antardaerah dan antarprovinsi serta mengoptimalkan peran perusahaan umum daerah.

“Saat hari besar keagamaan, kami bisa minimalkan inflasi bulanan agar lebih rendah dari tahun lalu. Tahun lalu inflasi bulanan 1,61 persen dan semoga lebih rendah dari itu,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....