PUTR Buleleng Prioritaskan Penanganan Drainase Rawan
- 05 Feb 2026 10:21 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng menjelaskan kondisi saluran drainase di lapangan tidak seragam. Perbedaan dimensi dan penyempitan saluran di sejumlah titik memengaruhi kelancaran aliran air. Hal ini menjadi salah satu faktor munculnya genangan saat hujan deras.
Kepala Dinas PUTR Buleleng Putu Adiptha Eka Putra, S.T., M.M. mengatakan kondisi fisik saluran memang bervariasi. Ada saluran yang tidak menerus dan lebarnya berubah di beberapa lokasi. Situasi tersebut memerlukan penanganan bertahap sesuai prioritas wilayah.
“Jadi, memang benar. Kondisi kita di lapangan berbeda situasinya. Di sisi lain dimensi saluran kemungkinan tidak konsisten, tidak menerus dan lebarnya pun kadang-kadang menyempit,” ucapnya pada Rabu, 4 Februari 2026.
Selain faktor teknis, perilaku masyarakat juga berpengaruh terhadap fungsi drainase. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan membuang sampah ke saluran air. Kebiasaan ini mempercepat penyumbatan dan meningkatkan risiko banjir lingkungan.
“Di sisi lain juga ada perilaku-perilaku yang kurang menguntungkan dengan membuang sampah ke saluran, yang akan mempercepat nanti tersumbatnya saluran tersebut,” ujarnya.
PUTR Buleleng mengimbau masyarakat menggiatkan gotong royong membersihkan lingkungan rumah dan desa. Upaya pencegahan dinilai penting untuk mengurangi beban saluran yang kapasitasnya terbatas. Kesadaran bersama dinilai membantu menekan potensi genangan.
Di sisi penanganan, dinas menerapkan strategi prioritas pada wilayah cekungan dan titik banjir berulang. Perbaikan dilakukan sesuai ketersediaan anggaran yang telah disiapkan. Untuk kawasan perumahan, pengembang juga diwajibkan menyediakan drainase, saluran pembuangan, serta biopori melalui persyaratan perizinan bangunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....