Tim Gabungan Sisir dan Padamkan Api di Bukit Pemuteran
- 19 Jul 2026 12:52 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kobaran api yang merembet di punggung bukit yang berada di Desa Pemuteran menjadi perhatian serius semua pihak di Kabupaten Buleleng. Tim Gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, BPBD Kabupaten Buleleng dan BPBD Provinsi Bali serta KPH Bali Utara termasuk masyarakat turun langsung ke sejumlah lokasi kebakaran.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Sabtu 18 Juli 2026 turun langsung memimpin Tim Gabungan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan membentuk Tim Arjuna dan Tim Gatotkaca menyisir titik api pada lahan perbukitan dan hanya berbekal air dalam kantong plastik bersama dahan ranting pohon untuk memadamkan api agar tidak merembet.
Kapolres AKBP Ruzi Gusman dalam arahannya menyampaikan upaya penanganan pemadaman api yang melahap sekitar 10 hektar lahan pada kawasan hutan lindung Desa Pemuteran hingga merembet ke kawasan hutan yang di kelola oleh LPHD Pemuteran.
“Pelaksanaan tugas dalam penanggulangan dan pemadaman kebakaran pada hari ini dibagi menjadi 2 tim yaitu Tim Arjuna dan Tim Gatotkaca. Tim Gatotkaca menyisir titik api dari arah utara dan timur menuju ke arah barat dan selatan sedangkan tim Arjuna menyisir titik api dari arah utara dan barat menuju ke arah selatan dan timur,” beber AKBP Ruzi Gusman.
Kapolres Buleleng juga mengingatkan keselamatan menjadi unsur utama yang dilakukan dalam penanggulangan bencana karhutla di Desa Pemuteran dengan memfokuskan tugas masing-masing pada Tim.
“Masing-masing Tim saat sampai ditujuan menemukan titip api, langsung melokalisir api dan memadamkan api dengan tetap menjaga keselamatan diri masing-masing dalam pelaksanaan tugas dan jangan memaksakan diri jika sudah merasa tidak mampu,” tegasnya.
Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Made Agus Dwi Wirawan menambahkan, pergerakan kekuatan Tim Arjuna dipimpin oleh Aiptu Wayan Sudarma dengan jumlah 25 personil dan Tim Gatotkaca dipimpin Aiptu Dewa Satriawan dengan jumlah 22 personil, bahkan kemudian Polsek samping memberikan dukungan dalam penanganan karhutla yang dipimpin masing-masing Kapolsek turut bergerak melakukan pemadaman api.
“Seluruh tim diberangkatkan tepat pada pukul 12.05 WITA. Semua Tim menuju ke lokasi kebakaran hutan dengan membawa air dalam bungkus plastik dan kayu ranting pohon, setibanya di lokasi pada titik api, air dilemparkan ke titik-titik api dan ranting kayu digunakan untuk memukul api supaya tidak melebar serta mengurai agar tidak merambat ke lokasi lainnya,” sebut Kabagops.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.
"Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas," ujar Dharma Sudana.
Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran. "Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala," pungkasnya.
Tim Gabungan yang bergerak secara serentak dengan 185 personil memastikan seluruh titik-titik api telah berhasil dipadamkan secara manual, bahkan secara khusus Kapolres Buleleng memerintahkan seluruh Babinkamtibmas di Polsek Gerokgak untuk melakukan pencegahan preventif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....