Hujan, Picu Pohon Tumbang dan Longsor di Jembrana

  • 02 Feb 2026 12:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana dalam dua hari terakhir memicu sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mencatat beberapa peristiwa pohon tumbang di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, serta satu kejadian tanah longsor di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, saat dikonfirmasi Minggu 1 Februari 2026 mengatakan kejadian tersebut terjadi selama akhir pekan sejak Jumat 30 Januari 2026 hingga Sabtu 31 Januari 2026. Menurutnya, faktor utama pemicu bencana adalah curah hujan tinggi yang berdampak pada kondisi pepohonan dan kontur tanah di beberapa lokasi.

“Beberapa kejadian yang kami tangani didominasi pohon tumbang dan longsor. Tim TRC bersama Pusdalops sudah turun melakukan kaji cepat serta penanganan di lapangan,” ujar Agus Artana Putra.

Untuk kejadian pohon tumbang, BPBD Jembrana menerima laporan dari warga pada Jumat 30 Januari 2026 pukul 19.16 Wita. Pelaporan disampaikan warga, setelah pohon jenis cengkeh tumbang sekitar pukul 16.00 Wita di Lingkungan Dewasana.

Hasil kaji cepat BPBD menyebutkan, pohon tumbang terjadi akibat batang tidak mampu menahan beban setelah diguyur hujan deras. Sejumlah fasilitas milik warga terdampak, mulai dari tempat penampungan air hingga penunggu karang.

Selain itu, terdapat kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Dua batang pohon cengkeh dilaporkan menimpa rumah milik I Komang Edi Diantara, mengakibatkan kerusakan pada bagian atap. Kerusakan yang terdata meliputi material rangka atap seperti dur, reng, papan sisir, serta ratusan genteng.

BPBD mencatat total kerugian akibat rangkaian pohon tumbang ini bervariasi, dari Rp100 ribu hingga Rp 5 juta. Sementara kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah pemenuhan kebutuhan dasar.

Sementara itu, bencana tanah longsor terjadi di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, Jembrana pada Sabtu 31 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 Wita. Longsor dipicu hujan intensitas tinggi yang menyebabkan senderan tembok merajan milik warga atas nama I Komang Mudiasa roboh.

Panjang longsoran diperkirakan mencapai 10 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Akibat kejadian ini, kerusakan terjadi pada tembok penyengker dan pondasi sanggah, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 25 juta.

BPBD Jembrana memastikan seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Penanganan dilakukan oleh TRC Regu III dan Pusdalops BPBD Jembrana bersama unsur pemerintah wilayah setempat, seperti lurah, kepala lingkungan, camat, serta masyarakat.

BPBD juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang, mengingat potensi pohon tumbang dan longsor masih dapat terjadi di titik-titik rawan.

 

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....