Banjir Baktiseraga Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Sempadan Sungai
- 12 Jun 2026 22:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singara – Banjir yang melanda Dusun Tista, Desa Baktiseraga, Jumat, 12 Juni, tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan korban jiwa, tetapi juga menjadi perhatian terhadap kondisi lingkungan di sekitar aliran sungai.
Luapan air yang terjadi setelah hujan lebat diduga diperparah oleh tumpukan sampah dan material dari wilayah hulu sungai. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat hingga menggerus bangunan yang berada di dekat bantaran sungai.
Dalam peninjauan di lokasi, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menilai kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, kebiasaan membuang sampah maupun sisa tebangan pohon ke sungai dapat memperbesar risiko banjir saat curah hujan tinggi.
“Ini menjadi fokus kita ke depan untuk bagaimana menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah atau bekas tebangan pohon ke sungai-sungai di wilayahnya,” katanya.
Selain persoalan sampah, keberadaan bangunan yang terlalu dekat dengan sempadan sungai juga dinilai perlu mendapat perhatian. Pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi terkait pemanfaatan ruang di sekitar aliran sungai guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.
Peristiwa di Baktiseraga menjadi pengingat bahwa pengelolaan lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan sempadan sungai memiliki peran penting dalam mengurangi dampak bencana hidrometeorologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....