BBMKG Keluarkan Peringatan Rob Pesisir Bali
- 01 Feb 2026 07:56 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di wilayah Bali pada 1 sampai 4 Februari 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul prakiraan peningkatan ketinggian muka air laut akibat fase bulan purnama.
Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan fenomena bulan purnama pada 2 Februari 2026 berpotensi memicu pasang maksimum air laut. Kondisi tersebut dapat menyebabkan genangan di sejumlah kawasan pesisir.
“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga,” kata Cahyo Nugroho di Denpasar.
Berdasarkan data pemantauan level air dan prediksi pasang surut, potensi rob diprakirakan terjadi di tujuh wilayah pesisir. Wilayah itu meliputi pesisir selatan Kabupaten Tabanan, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, dan Kabupaten Jembrana, serta pesisir Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar.
BBMKG menyebut waktu kejadian pasang maksimum berbeda di setiap wilayah. Karena itu masyarakat pesisir diminta tidak mengabaikan informasi pembaruan cuaca dan pasang surut laut selama periode peringatan berlangsung.
Potensi dampak rob dapat mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan di permukiman pesisir, serta usaha tambak garam dan perikanan darat. Warga dan pelaku usaha di kawasan pantai diminta menyiapkan langkah antisipasi dini untuk mengurangi risiko kerugian.
BBMKG juga mendorong masyarakat dan pemangku kepentingan memantau informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG agar mendapatkan update kondisi terbaru di masing-masing wilayah pesisir Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....