Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026 Masih Stabil
- 30 Jan 2026 13:57 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Pasar Anyar, Buleleng belum menunjukkan tanda-tanda gejolak harga bahan pokok. Hingga Jumat, 30 Januari 2026, aktivitas jual beli berlangsung normal tanpa lonjakan harga yang kerap menghantui masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Stabilnya harga ini menandakan pasokan bahan pokok masih terkendali.
Pantauan RRI di beberapa lapak pedagang menunjukkan komoditas utama seperti daging ayam ras, cabai, dan bawang masih berada pada kisaran normal. Daging ayam ras dijual Rp40 ribu per kilogram, sementara cabai rawit berada di harga Rp65 ribu per kilogram dan cabai hijau Rp30 ribu per kilogram. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp40 ribu per kilogram.

Pedagang daging ayam ras dan sembako, Ariani di Pasar Anyar. (Foto: RRI/Riska Desiandra).
Pedagang daging ayam ras dan sembako, Ariani, mengatakan hingga kini belum ada perubahan harga yang berarti. Menurutnya, permintaan masyarakat masih cenderung stabil sehingga tidak memicu kenaikan harga.
“Untuk sekarang harga masih normal, belum ada kenaikan. Daging ayam ras Rp40 ribu per kilo, cabai dan bawang juga masih stabil,” kata Ariani.
Ia menambahkan, para pedagang masih mengandalkan kelancaran pasokan dari distributor. Selama distribusi tidak terganggu, harga diperkirakan tetap terkendali meski mendekati Ramadan. Pedagang berharap kondisi ini dapat bertahan hingga memasuki bulan puasa.
Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pedagang telur, Ketut Nesa, menyebut tidak ada kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, ia mengakui ada perbedaan pada ukuran telur dibandingkan sebelumnya.
“Harganya memang tidak naik, tapi ukuran telur sekarang agak berbeda dibanding dulu,” ujar Nesa.
Meski demikian, pedagang dan pembeli tetap waspada terhadap potensi perubahan harga jika permintaan meningkat atau distribusi terganggu. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau stok dan arus barang agar stabilitas harga tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....