Pasar Murah Buleleng Bantu Stabilkan Harga Bapok Jelang Galungan

  • 15 Jun 2026 08:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menggelar Gerakan Pasar Murah dan Gelar Pangan Lokal di Taman Kota Singaraja, Minggu 14 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Gerakan Pasar Murah dan Gelar Pangan Lokal merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, memastikan ketersediaan pangan, serta mendorong pemanfaatan produk pangan lokal yang sehat, berkualitas, dan bernilai ekonomi.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sementara itu, Gelar Pangan Lokal menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha dan UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilisasi harga pangan agar tidak memicu inflasi yang dapat memberatkan masyarakat.

“Ini juga salah satu upaya pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian dan menjaga stabilisasi harga sehingga tidak terjadi inflasi yang pada akhirnya akan memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan pasar murah tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga membantu para pedagang dan pelaku UMKM untuk tetap bertahan di tengah dinamika ekonomi. Dengan terjaganya daya beli masyarakat, roda perekonomian lokal diharapkan tetap bergerak dengan baik.

Gede Suyasa mengaku telah meninjau seluruh stan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai antusiasme masyarakat dan keterlibatan para pelaku usaha menjadi indikator positif dalam upaya menjaga keseimbangan antara pasokan, harga, dan daya beli masyarakat.

“Para pedagang tetap survive, daya beli masyarakat bisa terjaga dan inflasi juga terjaga. Menyambut Hari Raya Galungan juga lebih khidmat dan masyarakat lebih mampu memenuhi kebutuhannya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, khususnya para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam Gerakan Pasar Murah dan Gelar Pangan Lokal. Partisipasi masyarakat dalam berbelanja produk lokal dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung stabilisasi harga serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi, penguatan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....