Ibadah tanpa Perubahan Perilaku Jadi Sorotan

  • 18 Mar 2026 00:16 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Ibadah
  • Perubahan Prilaku
  • Perubahan
  • Prilaku
  • Sorotan

RRI.CO.ID, Singaraja – Fenomena masih adanya umat yang menjalankan ibadah puasa dan salat namun belum menunjukkan perubahan perilaku menjadi sorotan dalam dialog “Harmoni Ramadan” Pro 1 RRI Singaraja.

Salah satu pendengar dalam sesi interaktif mempertanyakan kondisi tersebut, mengingat secara ideal ibadah seharusnya berdampak pada perilaku yang lebih baik.

Menanggapi hal itu, narasumber, Bakhtiar, menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan kualitas ibadah, bukan sekadar pelaksanaannya. “Kita tidak cukup hanya melihat dari sisi lahiriah. Yang terpenting adalah kualitas dan penghayatan dalam beribadah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa salat yang dilakukan dengan benar seharusnya mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Namun jika belum berdampak, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap kekhusyukan dan pemahaman makna dalam ibadah tersebut.

“Apakah salat kita sudah benar-benar diresapi? Apakah kita memahami setiap bacaan dan menghadirkan rasa bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah? Ini yang perlu diperbaiki,” katanya.

Selain itu, Bakhtiar juga menyinggung perbedaan hukum antara puasa dan salat tarawih. Puasa Ramadan bersifat wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, sedangkan tarawih merupakan ibadah sunnah.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa meninggalkan tarawih berarti kehilangan keutamaan besar di bulan Ramadan. Sebaliknya, meninggalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan merupakan pelanggaran kewajiban.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas pertanyaan lain terkait mengapa masih banyak manusia berbuat buruk padahal meyakini bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui.

Menurut Bakhtiar, hal itu terjadi karena lemahnya keyakinan terhadap hari akhir. “Jika seseorang tidak benar-benar yakin akan pertanggungjawaban di akhirat, maka ia cenderung meremehkan perbuatannya,” ujarnya.

Dialog ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjalankan ibadah secara formal, tetapi juga meningkatkan kualitas keimanan agar ibadah yang dilakukan mampu membentuk karakter dan perilaku yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....