Puasa Jadi Momentum Emas Pendidikan Karakter

  • 04 Mar 2026 09:00 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bulan suci Ramadan dinilai sebagai momentum strategis dalam memperkuat pendidikan karakter di tengah tantangan moral generasi muda. Praktik puasa yang dijalankan umat Islam selama sebulan penuh disebut mampu membentuk pribadi disiplin, sabar, dan empati terhadap sesama.

Akademisi dari Universitas Pendidikan Ganesha, Prof. Dr. Hj. Siti Maryam, M.Pd, mengatakan puasa bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan sarana pembiasaan nilai.

“Puasa melatih konsistensi menjalankan aturan, mulai dari menahan diri hingga menjaga perilaku. Ini inti dari pembentukan karakter,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026 saat mengisi Dialog Harmoni Ramadhan Pro 1 RRI Singaraja.

Tak hanya di sekolah, menurut Dosen Universitas Pendidikan Ganesha ini, keluarga juga menjadi pilar utama pendidikan karakter selama Ramadan. Pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui teori namun juga harus dipraktikkan, terutama saat usia belia. Anak-anak dalam pertumbuhannya suka meniru, sehingga dibutuhkan peran orang tua atau keluarga sebagai Madrasah pertama dalam pendidikan anak.

"Orang tua harus memberikan contoh,biar anak-anak bisa meniru. Jangan sampai menyuruh anak melakukan kewajibannya tapi orang tuanya tidak," ujarnya.

Kebiasaan sahur dan berbuka bersama menciptakan ruang dialog antara orang tua dan anak untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta rasa syukur.

Dengan berbagai praktik tersebut, puasa diharapkan tidak berhenti sebagai ritual tahunan, melainkan menjadi proses pembentukan karakter yang berkelanjutan. Momentum ini diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan sosial untuk menuju Generasi Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....