Jajan Cerorot Pacung: Eksistensi Manis di Balik Warisan Leluhur Pulau Dewata
- 15 Sep 2026 16:43 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Jajan cerorot adalah kue tradisional khas Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, yang dibungkus dengan daun lontar atau janur.
- Cerorot memiliki bentuk kerucut memanjang menyerupai terompet dengan tekstur kenyal dan cita rasa manis gurih yang cocok sebagai kudapan pendamping minuman.
- Jajan ini memiliki makna simbolis keberadaan unsur purusa (simbol laki-laki) dalam tradisi dan upacara adat setempat, menjadikannya bagian penting dari warisan budaya spiritual Bali.
RRI.CO.ID, Singaraja - Jajan cerorot khas Pacung adalah kue tradisional khas dari Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Cerorot memiliki bentuk kerucut memanjang menyerupai terompet yang dibungkus menggunakan daun lontar atau janur. Memiliki tekstur yang kenyal dan cita rasa manis gurih, jajan ini tidak hanya menjadi kudapan pendamping kopi atau teh, tetapi juga memiliki makna simbolis keberadaan unsur purusa (simbol laki-laki) dalam tradisi serta upacara adat setempat.
Bahan-Bahan
- 250 gr tepung beras
- 50 gr tepung tapioka atau sagu (untuk memberi tekstur kenyal)
- 200 gr gula merah atau gula bali (disisir)
- 50 gr gula pasir
- 450 ml santan sedang
- 1/2 sdt garam
- 2 lembar daun pandan dan daun lontar atau janur muda (untuk cetakan wadah kerucut)
Cara membuat
1. Membuat wadah (contong)
Ambil selembar daun lontar atau janur, gulung memutar dari ujung hingga membentuk kerucut memanjang dan runcing di bagian bawah. Sematkan lidi atau tusuk gigi di bagian atas agar gulungan tidak lepas. Susun wadah kerucut secara tegak lurus di dalam lubang kukusan (bisa ditopang menggunakan ampas kelapa atau ampas beras).
2. Membuat adonan cerorot
Rebus santan, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga gula larut sempurna. Saring dan biarkan hingga hangat atau dingin. Dalam wadah terpisah, campurkan tepung beras dan tepung tapioka. Tuang larutan gula dan santan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk rata sampai licin dan tidak ada adonan yang menggumpal.
3. Proses pengukusan
Panaskan panci pengukus. Tuang adonan ke dalam wadah kerucut hingga terisi sekitar 3/4 bagian. Kukus selama kurang lebih 20-30 menit dengan api sedang hingga adonan memadat dan matang sempurna. Angkat dan biarkan dingin agar teksturnya lebih set dan kenyal.
Untuk menikmati jajan cerorot, Anda tidak perlu membuka seluruh balutan daunnya dari atas. Cukup tekan atau dorong bagian bawah atau ujung kerucut yang runcing menggunakan jempol hingga isi kue terdorong keluar dari bagian atas wadah. (RRI/Dewa Arta).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....