Empanada de Viento, Kuliner Khas Ekuador yang Mengembang seperti Balon
- 10 Sep 2026 08:18 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Empanada de Viento menjadi salah satu kuliner khas Ekuador yang paling ikonik. Berbeda dengan empanada di sejumlah negara Amerika Latin lainnya, makanan ini memiliki ciri khas berupa adonan tipis yang mengembang saat digoreng hingga membentuk ruang kosong di bagian dalam.
Nama de viento secara harfiah berarti “empanada angin”. Sebutan tersebut merujuk pada ruang kosong yang terbentuk di dalam empanada setelah digoreng. Adonan yang tipis mengembang, sementara keju di dalamnya meleleh sehingga menghasilkan tekstur yang unik.
Empanada de Viento dibuat menggunakan adonan tepung terigu yang digiling sangat tipis. Isiannya relatif sederhana, biasanya berupa sedikit keju segar atau quesillo yang mudah meleleh. Beberapa versi juga menambahkan bawang bombay cincang.
Setelah dibentuk, empanada digoreng dalam minyak panas hingga mengembang, renyah, dan berwarna keemasan. Keju di dalamnya akan meleleh selama proses penggorengan.
Yang membuat kuliner ini semakin unik adalah cara penyajiannya. Empanada yang masih hangat biasanya langsung ditaburi gula pasir.
Perpaduan rasa gurih dari keju, manis dari gula, serta tekstur renyah dari kulit empanada menjadi karakter utama makanan ini. Kombinasi tersebut sekaligus membedakannya dari empanada yang umumnya memiliki cita rasa gurih.
Empanada de Viento banyak ditemukan sebagai jajanan kaki lima, camilan, maupun menu sarapan, terutama di kawasan Sierra atau pegunungan Ekuador. Kuliner ini populer di sejumlah kota seperti Quito, Cuenca, dan Ambato, serta mudah dijumpai di pasar, pinggir jalan, hingga sekitar gereja.
Selain empanada de Viento, Ekuador juga memiliki variasi lain, di antaranya empanada de morocho dan empanada de verde, yang menggunakan bahan dan karakter adonan berbeda.
Jika dibandingkan dengan empanada Argentina atau Chili yang umumnya dipanggang dan memiliki isian lebih kompleks seperti daging, telur, zaitun, atau kismis, empanada Ekuador lebih identik dengan olahan yang digoreng dan menggunakan adonan tipis.
Empanada de Viento menjadi salah satu contohnya. Bentuknya yang mengembang, isian keju yang meleleh, serta taburan gula menjadikan kuliner ini memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang khas.
Empanada de Viento biasanya paling nikmat disantap dalam kondisi hangat, ditemani secangkir kopi atau cokelat panas.
(RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....