Dodol Bali, Manisnya Warisan Kuliner Tradisional yang Tetap Digemari

  • 20 Jun 2026 12:04 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Dodol Bali menjadi salah satu jajanan tradisional yang hingga kini masih digemari masyarakat. Cita rasanya yang manis, teksturnya yang kenyal, serta aroma khas dari bahan-bahan alami menjadikan dodol sebagai kuliner yang tidak lekang oleh waktu.

Dodol Bali umumnya dibuat dari campuran tepung ketan, santan, dan gula merah yang dimasak dalam waktu cukup lama hingga menghasilkan tekstur yang padat dan lembut. Proses pembuatannya membutuhkan kesabaran dan ketelitian agar dodol memiliki rasa yang sempurna serta tidak mudah rusak saat disimpan.

Di berbagai daerah di Bali, dodol sering hadir dalam perayaan hari raya, upacara adat, maupun sebagai hidangan untuk menjamu tamu. Kehadirannya tidak hanya sebagai makanan ringan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain rasa original, dodol Bali kini hadir dalam berbagai varian rasa seperti durian, pandan, nangka, hingga cokelat. Inovasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan selera konsumen tanpa menghilangkan ciri khas dodol tradisional.

Pelaku usaha mikro dan industri rumahan juga terus mengembangkan produk dodol Bali sebagai oleh-oleh khas daerah. Dengan kemasan yang lebih modern dan menarik, dodol Bali semakin dikenal oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Keberadaan dodol Bali menjadi bukti bahwa kuliner tradisional mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Dengan cita rasa autentik dan nilai budaya yang kuat, dodol Bali terus menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus warisan kuliner yang patut dilestarikan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....