Sherbet, Minuman Tradisional Turki yang Bertahan sejak Era Ottoman
- 26 Agt 2026 09:26 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Sherbet atau şerbet merupakan minuman manis dan menyegarkan yang telah menjadi bagian dari tradisi kuliner Turki sejak masa Kekaisaran Ottoman. Minuman ini dibuat dari perpaduan buah, bunga, rempah-rempah, gula, dan air, kemudian disajikan dalam kondisi dingin.
Berbeda dengan sorbet yang dikenal dalam kuliner Barat sebagai hidangan beku, sherbet Turki merupakan minuman berbasis sirup yang diencerkan dengan air dan biasanya ditambahkan es.
Tradisi sherbet disebut memiliki akar dari budaya Persia dan Arab. Istilah sherbet berasal dari bahasa Arab shariba yang berarti minum. Pada masa Ottoman, minuman ini dikonsumsi oleh berbagai lapisan masyarakat dan menjadi salah satu sajian yang populer di lingkungan istana, termasuk saat Ramadan untuk berbuka puasa.
Beragam bahan digunakan untuk menghasilkan cita rasa yang khas. Buah seperti ceri asam, delima, plum, anggur hitam, lemon, dan asam jawa dapat menjadi bahan utama. Sementara itu, bunga mawar, violet, dan hibiscus memberikan aroma sekaligus karakter rasa yang berbeda.
Rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga, mint, dan jahe juga kerap ditambahkan. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa manis, asam-manis, serta aroma yang khas dan menyegarkan.
Beberapa jenis sherbet yang populer di Turki antara lain Gül Şerbeti berbahan mawar, Demirhindi Şerbeti berbahan asam jawa dan rempah, Vişne Şerbeti dari ceri asam, serta Limon Şerbeti berbahan lemon.
Pada masa lalu, sherbet juga dijajakan oleh penjual tradisional atau şerbetçi. Mereka membawa wadah atau tangki kuningan dan menuangkan minuman langsung ke dalam gelas untuk pembeli di jalanan. Tradisi tersebut masih dapat ditemukan meski tidak lagi seumum dahulu.
Sherbet umumnya disajikan dingin dan menjadi pilihan minuman untuk menyegarkan tubuh, terutama saat cuaca panas atau ketika berbuka puasa. Kandungan buah dan bunga yang digunakan juga membuat setiap jenis sherbet memiliki karakter rasa dan aroma yang berbeda.
Cara membuatnya pun relatif sederhana. Buah atau rempah direbus bersama gula, kemudian disaring dan didinginkan. Setelah itu, konsentrat dapat diencerkan dengan air dingin dan disajikan bersama es.
Di tengah perkembangan kuliner modern, sherbet tetap menjadi bagian dari warisan kuliner Turki yang memperlihatkan perpaduan pengaruh Persia, Arab, dan Ottoman dalam budaya makanan dan minuman masyarakat Turki.
(RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....