Mengupas Kelezatan Mochi: dari Tradisi Kuno Jepang jadi Kuliner Modern Mendunia

  • 05 Agt 2026 10:19 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Mochi adalah kue tradisional Jepang berbahan dasar beras ketan dengan tekstur kenyal yang telah ada sejak zaman Kofun (abad ke-3 hingga ke-7).
  • Dahulu, mochi dianggap sebagai makanan sakral yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya Jepang kuno.
  • Para samurai membawa mochi sebagai bekal praktis saat berperang karena kandungan energi yang padat dan tahan lama.

RRI.CO.ID, Singaraja - Mochi adalah kue tradisional asal Jepang berbahan dasar beras ketan yang memiliki tekstur kenyal, rasa manis, dan kini sangat populer di seluruh dunia. Mochi bukan sekadar camilan biasa, melainkan makanan yang sudah ada dalam budaya Jepang sejak zaman Kofun (abad ke-3 hingga ke-7).

Dahulu, mochi dianggap sebagai makanan sakral yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Para samurai juga sering membawa mochi sebagai bekal praktis saat pergi berperang karena energinya yang padat.

Di Jepang, pembuatan mochi tradisional melibatkan tradisi bernama mochitsuki. Proses ini memerlukan dua orang atau lebih yang bekerja sama dengan ritme cepat.

Proses tersebut terdiri dari satu orang menumbuk adonan ketan panas menggunakan palu kayu besar (kine) sementara orang lainnya membalik dan membasahi adonan (臼/usu) dengan air secara bergantian. Tradisi ini biasanya dilakukan secara meriah saat menyambut Tahun Baru Jepang (Oshōgatsu).

Ada beragam varian mochi saat ini. Misalnya saja Mochi Tradisional yakni mochi Berisi pasta kacang merah manis (anko) atau dibalut dengan bubuk kedelai panggang (kinako). Ada pula Daifuku yaitu Varian mochi lembut berukuran satu gigitan dengan berbagai isian buah segar seperti stroberi (ichigo daifuku).

Varian selanjutnya adalah Es Krim Mochi yabg merupakan Inovasi modern berupa bola mochi kenyal yang membungkus es krim lembut di dalamnya. Sementara itu adapula Mochi Lokal Nusantara, Di Indonesia, kota seperti Sukabumi terkenal dengan produk mochi lokal legendaris yang kenyal dan dibungkus besek bambu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....