Bayi Ngelepeh Makanan saat MPASI, Normal atau Perlu Khawatir?

  • 09 Jul 2026 15:39 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bayi yang suka ngelepeh makanan saat makan sering membuat orang tua merasa khawatir. Makanan yang sudah masuk ke mulut tiba-tiba dikeluarkan kembali, bahkan ada bayi yang terlihat seperti menolak makanan. Namun, pada banyak kasus, kebiasaan ngelepeh makanan merupakan bagian dari proses belajar bayi mengenal makanan, terutama saat memasuki fase MPASI.

Salah satu penyebab bayi sering ngelepeh adalah karena ia masih belajar mengatur gerakan mulut, lidah, dan rahangnya. Berbeda dengan minum susu yang sudah dikuasai sejak lahir, makan makanan padat membutuhkan kemampuan baru seperti mengunyah, memindahkan makanan dari depan ke belakang mulut, hingga menelan. Jika tekstur makanan terasa asing, bayi bisa secara refleks mendorong makanan keluar menggunakan lidah.

Selain itu, bayi juga bisa ngelepeh karena tekstur makanan belum sesuai dengan tahap perkembangannya. Ada bayi yang belum siap dengan makanan terlalu halus, tetapi ada juga yang masih kesulitan menerima makanan dengan tekstur kasar. Perubahan tekstur secara bertahap sangat penting agar bayi terbiasa. Pada usia sekitar 9–12 bulan, bayi biasanya mulai belajar mengonsumsi makanan yang lebih bertekstur dibandingkan puree, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak.

Rasa makanan yang belum familiar juga dapat membuat bayi menolak dan melepehnya. Bayi membutuhkan waktu untuk mengenal rasa baru, bahkan terkadang perlu mencoba makanan yang sama beberapa kali sebelum akhirnya mau menerimanya. Hal ini bukan berarti bayi tidak suka makanan tersebut, tetapi merupakan bagian dari proses adaptasi.

Bayi juga bisa ngelepeh ketika sedang kenyang, mengantuk, terlalu lelah, atau kehilangan minat makan. Kondisi seperti tumbuh gigi, tidak nyaman di mulut, atau sedang kurang sehat juga dapat membuat nafsu makan bayi menurun. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan kondisi bayi secara keseluruhan, bukan hanya melihat dari jumlah makanan yang berhasil masuk.

Untuk membantu bayi agar tidak sering ngelepeh, orang tua dapat mencoba memberikan makanan dengan tekstur yang sesuai, memberikan porsi kecil terlebih dahulu, dan menciptakan suasana makan yang nyaman. Hindari memaksa bayi menghabiskan makanan karena tekanan saat makan justru bisa membuat bayi semakin menolak makanan.

Yang terpenting, proses belajar makan membutuhkan waktu dan kesabaran. Selama bayi tetap aktif, tumbuh sesuai perkembangannya, masih mendapatkan asupan susu yang cukup, dan perlahan mulai mengenal berbagai jenis makanan, kebiasaan ngelepeh biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Orang tua cukup terus memberikan kesempatan agar bayi belajar menikmati proses makan dengan caranya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....