Orang Tua dan Guru Jadi Kunci Pengendalian Konsumsi Gula Anak

  • 12 Jun 2026 22:43 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja — Pengawasan orang tua dan guru menjadi faktor penting dalam mencegah konsumsi gula berlebih pada anak usia dini. Sebab, anak-anak belum mampu mengontrol sendiri pilihan makanan dan minuman yang mereka konsumsi setiap hari.

Bidan Sumiati menegaskan bahwa lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak usia dini.

"Yang bisa mengontrol konsumsi gula anak adalah orang tua dan guru. Anak-anak belum bisa mengontrol dirinya sendiri," ujarnya.

Menurut Sumi, banyak sumber gula yang sering luput dari perhatian, termasuk susu, minuman kemasan, camilan, hingga makanan yang dianggap sehat. Karena itu, orang tua disarankan membiasakan diri membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum membeli produk untuk anak.

Selain membatasi makanan dan minuman tinggi gula, ia juga mendorong keluarga untuk menjadi teladan dalam menerapkan pola makan sehat. Kebiasaan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan melarang anak secara sepihak.

"Kalau kita melarang anak-anak, tetapi orang tua sendiri tidak menerapkannya, tentu akan sulit. Pola makan sehat harus menjadi kebiasaan seluruh keluarga," katanya.

Sumi juga menyarankan agar kebutuhan rasa manis anak dipenuhi melalui sumber alami seperti buah-buahan. Sementara makanan kemasan tetap boleh dikonsumsi, namun harus sesuai batas yang dianjurkan.

Ia berharap edukasi terkait bahaya konsumsi gula berlebih terus digencarkan melalui sekolah dan layanan kesehatan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.

"Mengurangi gula bukan berarti membatasi kebahagiaan anak, tetapi merupakan bentuk kasih sayang untuk menjaga kesehatan mereka di masa depan," ucapnya.




Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....