Dokter Gigi Tegaskan Rontgen Gigi Aman jika Sesuai Indikasi Medis

  • 07 Jul 2026 08:15 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Rontgen gigi merupakan pemeriksaan penunjang yang aman dan penting untuk diagnosis akurat penyakit gigi ketika dilakukan sesuai prosedur dan indikasi medis.
  • Dosis radiasi rontgen gigi sangat kecil (rata-rata 0,007 mSv) dan jauh lebih rendah dibandingkan paparan radiasi alami dari lingkungan dan sinar matahari yang diterima manusia setiap tahun.
  • Setiap pemeriksaan rontgen gigi menerapkan prinsip keselamatan dengan memberikan dosis radiasi serendah mungkin dan menyediakan alat pelindung apron berbahan timbal untuk melindungi organ tubuh yang tidak diperiksa.

RRI.CO.ID, Singaraja – Masih banyak masyarakat yang merasa khawatir ketika dokter menyarankan pemeriksaan rontgen gigi. Kekhawatiran tersebut umumnya berkaitan dengan paparan radiasi yang dianggap dapat membahayakan kesehatan. Padahal, pemeriksaan rontgen gigi merupakan tindakan yang aman selama dilakukan sesuai indikasi medis dan mengikuti prosedur keselamatan.

Hal tersebut disampaikan dokter gigi drg. Elita Theofany Juliawan menurutnya, rontgen gigi bukanlah pemeriksaan utama, melainkan pemeriksaan penunjang setelah dokter melakukan wawancara medis (anamnesis) dan pemeriksaan klinis terhadap pasien.

"Rontgen gigi itu bukan pemeriksaan utama. Pemeriksaan ini dilakukan apabila dari anamnesis dan pemeriksaan klinis belum cukup untuk memastikan diagnosis sehingga dibutuhkan pemeriksaan tambahan," ucap drg. Elita.

Ia menjelaskan, melalui hasil rontgen dokter dapat melihat kondisi bagian dalam gigi yang tidak terlihat secara kasat mata, seperti kedalaman lubang gigi, kondisi akar, hingga posisi gigi bungsu yang tumbuh tidak normal.

Selain itu, pemeriksaan juga dapat membantu menemukan kerusakan gigi yang tersembunyi di sela-sela gigi maupun di bawah gusi sehingga penanganan menjadi lebih tepat.

Terkait kekhawatiran radiasi, drg. Elita menegaskan bahwa dosis radiasi pada rontgen gigi sangat kecil.

Ia menyebutkan, paparan radiasi dari rontgen gigi rata-rata hanya sekitar 0,007 mSv, jauh lebih rendah dibandingkan paparan radiasi alami yang diterima manusia setiap tahun dari lingkungan, termasuk sinar matahari.

"Kalau ditanya berbahaya atau tidak, selama dilakukan sesuai prosedur dan indikasi, rontgen gigi tidak berbahaya. Justru teknologi saat ini membuat paparan radiasinya semakin kecil dibandingkan alat-alat generasi sebelumnya," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap pemeriksaan radiografi selalu menerapkan prinsip keselamatan dengan memberikan dosis radiasi serendah mungkin namun tetap menghasilkan kualitas gambar yang optimal.

Pasien juga diberikan alat pelindung berupa apron berbahan timbal untuk melindungi organ tubuh yang tidak diperiksa, terutama area leher yang terdapat kelenjar tiroid.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu takut menjalani rontgen apabila memang direkomendasikan dokter. Pemeriksaan tersebut justru membantu dokter menentukan diagnosis secara lebih akurat sehingga penanganan penyakit gigi dapat dilakukan dengan tepat sejak dini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....