Kasus DBD di Buleleng Meningkat, Kebersihan Lingkungan Jadi Kunci Pencegahan

  • 15 Jun 2026 16:16 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Kasus DBD Meningkat
  • Buleleng
  • Kebersihan Lingkungan
  • Jadi Kunci Pencegahan

RRI.CO.ID, Singaraja – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng menunjukkan tren peningkatan. Dokter umum dr. Ryu Han Dhamma mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Buleleng, hingga 22 April 2026 tercatat sekitar 120 kasus DBD.

Menurutnya, peningkatan kasus dipengaruhi oleh musim hujan yang menciptakan banyak genangan air sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebaran virus dengue.

“Nyamuk sangat suka bertelur di genangan air yang tenang dan gelap. Karena itu, peran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting,” kata dr. Ryu.

Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan gerakan 3M, yaitu menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan.

“Jangan hanya menguras, tetapi juga menyikat dinding penampungan air karena telur nyamuk bisa menempel dan bertahan selama beberapa bulan,” ujarnya.

Melalui upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten, masyarakat diharapkan dapat menekan penyebaran DBD dan melindungi keluarga dari risiko penyakit tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....