Lingkungan Keluarga Jadi Garda Terdepan Pencegahan TBC
- 11 Jun 2026 07:31 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Upaya pengendalian Tuberkulosis (TBC) tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga sebagai lingkungan terdekat penderita. Dukungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah penularan sekaligus mendukung keberhasilan pengobatan pasien TBC.
Hal tersebut disampaikan dokter umum dr. Herlisa Adeliade Victorina Tuuk dalam dialog Indonesia Sehat bertajuk "Waspada TBC Sejak Dini" di Studio Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut dr. Herlisa, Indonesia masih berada pada peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus TBC tertinggi, sementara Kabupaten Buleleng menempati posisi kedua kasus TBC terbanyak di Bali. Kondisi ini menunjukkan perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit.
"Keluarga memiliki peran penting dalam mengingatkan pasien untuk minum obat secara teratur dan membantu proses pemulihan selama masa pengobatan." kata dr. Herlisa.
Ia menjelaskan bahwa anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita juga perlu memperhatikan langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga sirkulasi udara rumah, menerapkan etika batuk, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC.
"Ketika satu orang terdiagnosis TBC, anggota keluarga lain juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena memiliki risiko kontak yang lebih dekat." ujar dr. Herlisa menambahkan.
Melalui dukungan keluarga yang baik, diharapkan proses pengobatan dapat berjalan optimal dan penularan TBC di lingkungan rumah tangga dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....