Bahaya Makanan Tinggi Gula, Garam, dan Lemak Bagi Kesehatan
- 24 Mei 2026 04:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak di kalangan anak muda kini semakin meningkat seiring maraknya tren jajanan viral dan makanan kekinian yang mudah ditemukan, baik di media sosial maupun lingkungan sekitar. Jika tidak dikendalikan, kebiasaan tersebut dapat memicu berbagai gangguan kesehatan bahkan di usia muda.
Tenaga Nutrisionis Putu Indah Gita Pramesti, S.Tr.Gz dalam Dialog Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 22 Mei 2026, mengatakan sebagian besar jajanan modern saat ini memang dirancang dengan rasa manis, gurih, dan tampilan menarik sehingga mudah membuat seseorang ketagihan.
“Sebagian besar jajanan kekinian pasti mengandung gula, garam, dan lemak. Yang enak memang bikin candu, sehingga kalau dikonsumsi berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar Putu Indah Gita Pramesti dalam Dialog Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 22 Mei 2026.
Menurutnya, konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan energi secara cepat atau sugar rush, namun setelahnya tubuh justru menjadi mudah lemas dan sulit berkonsentrasi. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko diabetes pada usia muda.
Selain gula, konsumsi makanan tinggi garam juga perlu diwaspadai karena dapat memicu tekanan darah tinggi dan gangguan kesehatan lainnya. Sementara makanan tinggi lemak berlebih berpotensi menyebabkan obesitas hingga penyakit degeneratif.
Gita mengungkapkan, saat ini kasus penyakit pada usia muda mulai meningkat akibat pola makan yang kurang sehat. Bahkan beberapa remaja sudah mengalami diabetes dan gangguan ginjal sejak usia belasan tahun.
“Sekarang tren penyakit sudah bergeser. Umur muda sudah ada yang mengalami diabetes dan gangguan ginjal akibat pola hidup yang kurang sehat,” katanya dalam Dialog Pro 1 RRI Singaraja.
Ia menegaskan bahwa anak muda tetap boleh mencoba makanan kekinian, namun harus dibatasi dan diimbangi dengan pola hidup sehat seperti tidur cukup, memperbanyak konsumsi air putih, makan buah dan sayur, serta rutin melakukan aktivitas fisik.
Selain itu, peran keluarga dan lingkungan juga dinilai penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini agar generasi muda lebih bijak memilih makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Menurut Gita, menjaga kesehatan tidak harus dimulai ketika sakit, tetapi sejak sekarang melalui kebiasaan sederhana dalam memilih makanan dan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....