Kasus Gangguan Ginjal Anak Meningkat, Konsumsi Gula Berlebih Jadi Sorotan
- 17 Apr 2026 11:24 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Konsumsi gula berlebih pada anak usia dini menjadi perhatian serius tenaga kesehatan
- Peningkatan kasus anak yang harus menjalani cuci darah akibat gangguan fungsi ginjal
RRI.CO.ID, Singaraja - Konsumsi gula berlebih pada anak usia dini menjadi perhatian serius tenaga kesehatan, menyusul meningkatnya kasus gangguan ginjal pada anak dalam beberapa tahun terakhir.
Sumiati, S.Tr.Keb., M.Keb, saat Dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Singaraja, Jum'at, 17 April 2026 mengungkapkan bahwa fenomena ini bahkan sempat menjadi perhatian nasional. Ia menyoroti adanya peningkatan kasus anak yang harus menjalani cuci darah akibat gangguan fungsi ginjal.
“Tahun lalu itu sempat booming kasus pada anak-anak. Di RSCM meningkat kasus anak dengan cuci darah, yang artinya sudah terjadi gangguan fungsi ginjal,” kata Sumiati saat Dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Singaraja, Jum'at, 17 April 2026.
Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari pola konsumsi yang tidak sehat, khususnya asupan gula berlebih yang kini semakin mudah diakses anak-anak melalui makanan dan minuman kemasan.
Lebih lanjut, Sumiati menekankan bahwa dampak konsumsi gula berlebih tidak langsung terlihat dalam jangka pendek, namun berisiko besar di masa depan.
“Kalau kita bisa mengurangi gula sejak dini, itu sebenarnya investasi kesehatan jangka panjang. Karena saat dewasa, ginjal dan hati bisa capek akibat kebiasaan ini,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya edukasi kepada orang tua dan guru, sebagai pihak yang berperan langsung dalam mengontrol pola makan anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....