Cuaca Ekstrem, Dinkes Buleleng Imbau Waspadai ISPA dan DBD

  • 02 Mar 2026 08:58 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Perubahan cuaca dan iklim yang tidak menentu belakangan ini berpotensi meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng. Meski demikian, kondisi saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan cuaca ekstrem memang menjadi faktor pendukung munculnya kasus ISPA. Namun pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi melalui penguatan upaya promotif dan preventif.

“Untuk saat ini di Buleleng masih bisa kita katakan aman untuk infeksi saluran pernapasan akut. Tetapi perubahan iklim memang mendukung meningkatnya kasus,” ujarnya, 1 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan terus mengintensifkan promosi kesehatan (promkes) kepada masyarakat, terutama terkait penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, PHBS sangat efektif dalam mencegah berbagai penyakit infeksi yang rentan muncul saat perubahan cuaca ekstrem.

“Kalau perilaku hidup bersih bisa dijalankan masyarakat, itu bisa mencegah banyak penyakit infeksi yang ditimbulkan karena cuaca ekstrem,” ucapnya.

Selain ISPA, potensi peningkatan kasus DBD juga menjadi perhatian di tengah musim yang tidak menentu. Dinkes Buleleng telah menyiapkan langkah penanganan apabila terjadi lonjakan kasus, di antaranya melalui fogging atau penyemprotan serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“PSN itu yang paling efektif dan paling murah. Yang perlu adalah menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan secara intersektoral dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting agar kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus ditingkatkan.

dr. Sucipto menambahkan, meskipun kasus DBD berpotensi tetap muncul pada musim pancaroba, langkah pencegahan yang konsisten diyakini mampu menekan angka penyebaran penyakit di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....