Jejak Profesi yang Hilang di Era Digital, Teknologi Mengubah Cara Manusia Bekerja

  • 10 Agt 2026 16:08 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Perkembangan teknologi telah menyebabkan hilangnya sejumlah profesi yang dahulu menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
  • Kemajuan perangkat digital dan internet membuat profesi sederhana perlahan kehilangan peran dan relevansinya di pasar kerja.
  • Solusi teknologi yang lebih cepat, praktis, dan efisien telah menggantikan banyak pekerjaan tradisional yang kini hanya menjadi catatan sejarah.

RRI.CO.ID, Singaraja — Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pekerjaan. Sejumlah profesi yang dahulu memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari kini mulai menghilang karena tergantikan oleh teknologi yang lebih cepat, praktis, dan efisien.

Sebelum era internet dan perangkat digital berkembang pesat, banyak pekerjaan sederhana menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Namun, kemajuan teknologi membuat sebagian profesi tersebut perlahan kehilangan perannya dan hanya tersisa sebagai catatan sejarah.

Salah satu pekerjaan yang kini hampir tidak ditemukan adalah operator telepon manual. Dahulu, operator bertugas menyambungkan panggilan telepon pelanggan secara langsung dengan menghubungkan kabel pada papan sambungan. Kehadiran sistem telepon otomatis dan jaringan digital membuat pekerjaan tersebut tidak lagi dibutuhkan.

Hal serupa terjadi pada operator telegraf yang menggunakan kode Morse untuk mengirim dan menerima pesan jarak jauh. Teknologi pesan instan, surat elektronik, dan komunikasi digital menggantikan fungsi telegraf yang pernah menjadi alat komunikasi utama di masa lalu.

Profesi lain yang turut menghilang adalah tukang ketik. Pada masanya, jasa tukang ketik sangat dibutuhkan untuk membuat surat, dokumen resmi, maupun berbagai keperluan administrasi. Namun, kehadiran komputer, laptop, dan aplikasi pengolah kata membuat masyarakat dapat mengetik dokumen sendiri dengan lebih mudah.

Selain itu, pekerjaan seperti operator wartel juga mulai ditinggalkan setelah telepon seluler dan internet menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Wartel yang dahulu menjadi tempat utama untuk melakukan panggilan lokal, antarkota, hingga internasional kini tergeser oleh smartphone.

Beberapa pekerjaan lain seperti tukang sewa VCD dan penjual kaset musik juga mengalami nasib serupa. Perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi digital membuat layanan berbasis fisik semakin berkurang.

Meski banyak pekerjaan lama menghilang, teknologi juga membuka peluang baru dengan munculnya berbagai profesi modern seperti pengembang aplikasi, analis data, kreator digital, hingga ahli kecerdasan buatan.

Perubahan ini menunjukkan bahwa dunia kerja terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Kemampuan beradaptasi dan mempelajari keterampilan baru menjadi hal penting agar masyarakat tetap mampu menghadapi perubahan industri di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....